Pencarian populer

RM BTS Jelaskan Konsep Mini Album Map of the Soul: Persona

Idola K-Pop, RM BTS. Foto: Big Hit Entertainment

Leader BTS, RM, membagikan cerita di balik pembuatan mini album 'Map of the Soul: Persona'. Dalam tayangan video V Live, Selasa (23/4) malam, ia memaparkan mengenai penulisan lirik, pemilihan topik, hingga penentuan urutan lagu dalam mini album terbaru BTS ini.

Lewat sesi yang berlangsung sekitar sejam itu,RM mendeskripsikan album terbarunya ini dengan detail. Ia juga memberikan komentar soal arti 'Persona' baginya.

"Bagiku, sebuah 'Persona' adalah topeng yang digunakan dalam masyarakat. Topeng ini bisa dimengerti sebagai hal yang buruk atau baik. Tapi, menurutku, ini adalah sesuatu yang kau butuhkan saat hidup di tengah masyarakat. Personaku adalah RM," sebut pria kelahiran 1994 ini, seperti dikutip Soompi.

RM juga membicarakan mengenai topik yang digunakan dalam mini album itu. Menurutnya, sudah waktunya bagi BTS untuk membicarakan mengenai hal-hal kecil dalam kehidupan mereka, alih-alih mengenai topik yang terlalu besar.

"Aku merasa bahwa piring kami telah menjadi terlalu besar dan tak bisa lagi dikelola. Jadi, kupikir kami harus membicarakan mengenai hal-hal kecil sekarang," ungkapnya.

"Saat aku berbicara dengan Bang Shi Hyuk, aku mengatakan bahwa aku kini ingin sedikit kembali (ke awal)," tambahnya.

Pria dengan nama asli Kim Namjoon ini kemudian mengatakan, ARMY atau penggemar BTS adalah salah satu topik penting dalam 'Persona'. Menurutnya, ia tak mungkin tidak menyertakan mereka dalam pembahasan mengenai hal-hal yang tengah terjadi di kehidupannya saat ini.

RM mengatakan, selain lagu intro dan 'Dionysus', semua lagu dalam mini album ini seolah didedikasikan kepada ARMY.

"Saat mengerjakan lagu-lagunya, aku bisa menulis secara organik, dengan emosi yang jelas. Aku berhasil menggambarkan rasa terima kasih kepada orang-orang yang telah menjadikanku seperti sekarang. Aku lega karena sepertinya, hasilnya baik," ungkapnya.

Selain itu, RM juga membicarakan mengenai susunan lagu dalam 'Map of the Soul: Persona'. Menurutnya, lagu-lagu itu berhubungan dan susunannya memang sengaja dibuat demikian.

"Seseorang mulai merasa khawatir di (lagu) 'Persona' dan menyadari bahwa mereka harus fokus kepada hal-hal sepele dan juga cinta. Setelah mereka membicarakannya, mereka menyadari bahwa kita semua adalah semesta kecil ('Mikrokosmos') yang terdiri dari semua hal sepele ini," ujarnya.

"Namun, walaupun mereka ada dalam semesta mini, mereka tidak merasa diundang di sana. Jadi, mereka menyadari bahwa rumah ini bukanlah rumahku ('Home'). Rumahku adalah semesta kecil yang berisi dirimu, semesta kecil yang merupakan dirimu. Jadi, mereka kembali. Itulah yang kupikirkan," tambahnya.

Sementara itu, mini album 'Map of the Soul: Persona' sendiri merupakan karya pertama BTS di tahun 2019. Album ini menandai dimulainya rangkaian album baru BTS, setelah mereka mengangkat konsep 'Love Yourself' pada 2017-2018.

Setelah dirilis, album ini meraih kesuksesan di Korea Selatan dan juga internasional. Beberapa di antaranya, termasuk dengan memuncaki chart Billboard 200 dan meraih rekor penjualan album di chart musik Korea Selatan, Hanteo.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Jumat,24/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23