Pencarian populer

10 Tanda Anak Harus Segera Dibawa ke Dokter

Ilustrasi anak diperiksa oleh dokter. (Foto: Thinkstock)

Banyak orang tua yang ingin segera membawa anaknya ke dokter bila anak tampak sedikit saja kurang sehat. Ini sangat wajar karena rasa khawatir akan kesehatan si kecil.

Namun sebaliknya, ada juga orang tua yang tidak bisa atau keliru memahami gejala dari masalah kesehatan yang ditunjukkan anak. Akhirnya, anakpun terlambat dibawa ke dokter dan akibatnya bisa jadi fatal. Tidak ingin kan, Moms?

Karena itu, Anda harus mengetahui tanda gawat darurat pada anak. Segeralah bawa anak ke dokter atau rumah sakit terdekat jika anak mengalami atau menunjukkan 10 tanda ini:

1. Mengalami sesak napas sampai bibirnya tampak kebiruan.

2. Muntah terus menerus.

3. Diare tanpa bisa mendapat cukup asupan cairan dan atau makanan.

4. Mengalami perdarahan hebat karena luka.

5. Pingsan atau tidak sadar.

Ilustrasi Anak sedang Sakit (Foto: Pixabay)

6. Kulitnya terkelupas karena luka bakar yang hebat, terutama bila luka bakar mengenai area wajah anak.

7. Digigit atau disengat binatang yang berbahaya seperti ular, kalajengking, dan sebagainya.

8. Kejang lama atau lebih dari 15 menit.

9. Termakan atau terminum racun, termasuk bila anak menelan benda atau cairan yang tidak bukan makanan atau minuman).

10. Matanya terkena cairan kimia, misalnya ciaran pembersih yang biasa terdapat di rumah.

Ilustrasi bayi menangis. (Foto: Thinkstock)

Bila anak masih bayi, selain ke-10 tanda di atas, Anda juga perlu waspada bila tiba-tiba bayi menangis tidak seperti biasanya atau tangisannya terdengar sangat tinggi. Cobalah untuk menenangkan bayi yang menangis dengan cara yang biasa Anda lakukan, bila bayi tidak berhasil ditenangkan mungkin ia mengalami sakit serius dan perlu bantuan dokter secepatnya.

Jangan lupa, periksa tubuh anak dan berikan informasi mengenai suhu tubuh ini pada dokter dan bawa juga catatan imunisasi anak. Ini akan bermanfaat untuk dokter agar dapat membuat diagnosa atau menentukan tindakan dengan lebih tepat.

Beri tahu juga dokter tentang masalah medis yang dimiliki anak sebelumnya. Misalnya bila anak memiliki asma, riwayat kejang atau kondisi lain. Sebutkan juga obat-obatan yang biasa dikonsumsi anak termasuk obat tanpa resep, suplemen, vitamin, produk herbal, atau obat rumahan yang Anda berikan.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60