Pencarian populer

4 Cara Membangun Hubungan Keluarga yang Sehat

Ilustrasi keluarga (Foto: Thinstock)

Keluarga merupakan tempat pertama serta menjadi fondasi utama kelak, sebelum akhirnya si kecil mengeksplor dunia luar.

Punya keluarga yang bahagia dan hubungan yang sehat antar masing-masing anggota keluarga jelas sangat penting. Demi memerolehnya, perlu usaha terus-menerus. Dikutip kumparanMom (kumparan.com) dari livestrong.com, berikut cara mengusahakan hubungan keluarga yang sehat.

Pertama, makan malam bersama

Makan malam bersama. (Foto: Thinkstock)

Ini merupakan kebiasaan sehat yang dapat membantu menyatukan semua anggota keluarga. Parents.com mengemukakan, makan malam bersama mengajarkan anak sebuah etika baik dan mendorong seluruh anggota keluarga untuk konsumsi makanan rumahan yang jauh lebih sehat.

Selain aktivitas makan, duduk bersama di meja makan saat malam hari menjadi ajang quality time seperti membahas dan saling berbagi cerita hari panjang yang sudah anak dan suami Anda lalui.

Kedua, rutin agendakan waktu bersama

Ibu & Ayah bersama si kecil tercinta (Foto: Getty Images)

Tetapkan rutinitas yang mesti dilakukan bersama seluruh anggota keluarga. Misalnya, hari Minggu menjadi hari wajib membaca buku bersama, berkebun, maupun memasak bersama.

Penelitian dari Universitas Delware, AS, mengungkap, keluarga yang rutin melakukan aktivitas sederhana secara bersama-sama dapat membantu masing-masing anggota keluarga semakin mengenal lebih baik serta menciptakan ikatan yang kuat.

Ketiga, hormati privasi satu sama lain

Selain waktu bersama yang perlu diterapkan demi membangun hubungan yang sehat, memberikan ruang privasi agar suami dan anak menikmati waktu sendirinya juga sama penting lho, Moms.

Bila suami Anda meminta waktu untuk sendiri, biarkanlah. Setiap orang membutuhkan waktu sendiri. Menghargai privasi adalah salah satu cara agar keluarga tetap solid. Penelitian dari Universitas Delware, AS, menyatakan, orang tua yang memiliki lebih dari satu anak, penting untuk menghabiskan waktu secara intim atau berdua dengan masing-masing mereka, di samping selalu meghabiskan waktu secara bersama-sama.

Keempat, setiap anggota keluarga dipersilakan menyatakan perasaannya.

Dengarkan pendapat anak (Foto: Thinstock)

The Center for Young Women's Health at Boston Children's Hospital, sebuah pusat kesehatan perempuan di Boston, AS, mengungkap, demi menjaga hubungan keluarga yang sehat, setiap anggota keluarga harus berkomunikasi secara bebas antara satu dengan yang lain serta selalu menjadi pendengar yang baik.

Berkomunikasi antar angota keluarga membuat Anda bisa mengekspresikan diri untuk menghilangkan frustasi dan stres. Sedangkan mendengarkan cerita dari anak atau pasangan Anda, memungkinkan Anda untuk lebih banyak belajar mengenali lagi anggota keluarga Anda.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Sabtu,25/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23