Pencarian populer

4 Ciri Daging Ayam Sudah Tak Layak Dikonsumsi

daging ayam Foto: shutterstock

Ayam merupakan olahan daging yang paling digemari masyarakat Indonesia. Selain mudah didapat, daging ayam juga mudah diolah menjadi beragam hidangan. Ayam goreng, opor, semur, sup, dan banyak hidangan favorit keluarga lain semua berbahan ayam.

Meski banyak disukai, tak banyak orang tahu bagaimana cara menyimpan dan mengolah daging ayam secara tepat. Padahal kalau salah simpah atau olah, alih-alih memberi gizi malah bisa merugikan kesehatan kita lho, Moms.

Menurut pakar dari divisi Food Safety and Inspection Service USDA, AS, Argyris Magoulas, penanganan daging ayam dengan cara yang tidak tepat bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Dilansir laman Insider, ia juga mengungkapkan ciri-cici daging ayam yang sudah tidak layak pakai atau konsumsi lagi.

Yuk, simak apa saja!

Ilustrasi daging ayam dalam kulkas Foto: dok.shutterstock

Sudah disimpan di dalam kulkas terlalu lama

Menurut USDA, daging ayam harus digunakan atau diolah dalam kurun waktu satu atau dua hari setelah pembelian. Meski masih tampak 'baik-baik saja', bila daging ayam sudah disimpan lebih lama dari dua hari, sebaiknya tidak lagi dikonsumsi.

"Janggan tunggu sampai daging ayam mengeluarkan bau atau menunjukkan tanda-tanda pembusukan, baru membuangnya," kata Magoulas.

Bila ingin menyimpan daging ayam lebih lama, bekukan atau simpan dalam freezer saja.

Ilustrasi Daging Ayam Foto: Shutterstock/Medvedeva Oxana

Teksturnya berubah

Tekstur daging ayam sudah lengket dan berlendir juga merupakan ciri-ciri bahwa daging ayam sudah tidak layak dikonsumsi lagi. Anda perlu memeriksa. setiap bagian atau potongan daging ayam untuk memastikan hal ini.

Baunya tidak enak

Ciri lain dari daging ayam yang sudah tidak layak dikonsumsi adalah bau yang berubah. Ciumlah untuk memastikan daging ayam baunya masih segar. Bila daging ayam baunya berubah apalagi sampai tidak sedap segeralah buang ke tempat sampah.

Ilustrasi Daging Ayam Foto: Shutterstock/Bitt24

Berubah warna

Terkadang daging ayam bisa berubah warna (baik itu menjadi pudar atau lebih gelap) karena metmyoglobin. Metmyoglobin sendiri merupakan reaksi kimia yang terjadi ketika mioglobin dalam daging terpapar dengan oksigen. Jadi perhatikan juga hal ini ya, Moms!

Tapi menurut Magoulas, selama perubahan warna daging ayam tidak disertai dengan tanda-tanda kerusakan lain sebagaimana telah disebutkan di atas, maka daging tersebut masih aman untuk dikonsumsi.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Jumat,24/05/2019
Imsak04:26
Subuh04:36
Magrib17:47
Isya19:00
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23