Pencarian populer

5 Cara Seru Stimulasi Keterampilan Balita Sejak Dini

Ilustrasi stimulasi keterampilan anak (Foto: Pexels)

Bukan hanya nutrisi untuk tubuh balita yang perlu orang tua penuhi. Merangsang keterampilan motoriknya, juga tak kalah penting untuk diperhatikan. Itu tak lain, agar tumbuh kembang si kecil dapat berkembang secara optimal. Manfaatnya tidak hanya untuk saat ini, tapi juga sebagai investasinya di masa depan.

Manfaat dari keterampilannya itu di antaranya mencakup aspek fisi, kognitif, emosional, serta hubungan sosialnya. Menstimulasi si kecil bisa dilakukan sejak dini, Moms. Justru hal ini dianjurkan oleh para ahli.

Agar berlangsung menyenangkan, stimulasi keterampilan si kecil perlu dilakukan dengan cara seru. kumparanMOM (kumparan.com) merangkum cara seru, yang bisa Anda coba di rumah. Di antaranya:

Bermain bola

Anak bermain bola (Foto: Pixabay)

Saat usia anak menginjak 12 bulan, ia sudah mulai bisa menggerakkan tangan dan jari-jemarinya dengan kuat. Anda bisa memberikannya bola dengan tekstur lembut berwarna-warni. Ajaklah anak bermain melempar atau menendang bola.

Melalui stimulasi itu, keterampilan anak dalam memegang, menahan, mendorong dan mengendalikan akan terasah. Keterampilan emosinya juga bisa terbentuk, Moms. Ia jadi belajar untuk sabar dalam menunggu giliran, saat bergantian melempar maupun menendang bola.

Bercermin

Ilustrasi anak bercermin. (Foto: Thinkstock)

Ketika ia menangis, terkadang refleks Anda mengajak anak untuk melihat bayangan dirinya yang tengah menangis itu di cermin.

Mengajak bayi bermain dengan cermin, juga dapat menstimulasi keterampilannya lho, Moms. Yakni, dalam mengasah inderanya mulai dari penglihatan hingga perspektifnya terhadap lingkungan sekitar.

Menyusun Puzzle Sederhana

Puzzle. (Foto: Pixabay)

Lewat bermain puzzle, maka si kecil sedang merangsang motorik kasarnya saat memindah-mindahkan puzzle, dan mengasah keterampilan kognitifnya pula.

Aneka potongan bentuk hingga proses menyusun puzzle, melatih balita dalam melatih konsentrasi, menyusun strategi, serta belajar memecahkan masalah.

Mendengarkan musik

Selain membantu bayi mengenali aneka bunyi dan suara, musik juga bisa mengasah keterampilan emosi anak. Apalagi, sudah banyak juga musik yang digunakan sebagai media belajar bagi anak. Maka, keterampilan berpikirnya pun kian terasah.

Bercerita

Ilustrasi anak belajar dan membaca. (Foto: Thinkstock)

Sebelum mengenalkan anak pada buku cerita secara mandiri, bercerita bisa jadi cara seru untuk melatih keterampilan anak mengasah bahasa, kosakata, memori hingga emosinya. Anda bisa menggunakan boneka jari atau aksesoris kegemaran bayi Anda sebagai pendukung cerita seru Anda.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.63