kumparan
4 Apr 2018 18:18 WIB

7 Hal yang Perlu Dilakukan Ketika Anak Sakit

Ilustrasi anak demam (Foto: Thinkstock)
Orang tua mana yang tidak panik ketika melihat buah hatinya jatuh sakit? Tentu saja, orang tua juga bisa merasakan sakitnya anak, ditambah perasaan sedih dan cemas saat anak terlihat hanya terbaring lemas di atas tempat tidur.
ADVERTISEMENT
Berurusan dengan anak yang sakit bukanlah hal yang mudah, terutama bagi ibu baru. Seperti yang dikutip kumparanMOM (kumparan.com) dari laman Boldsky, berikut beberapa cara yang bisa orang tua lakukan ketika mendapati si kecil yang sedang sakit:
1. Bersikap Tenang
Ibu dan anak laki-lakinya (Foto: Thinkstock)
Cobalah untuk tetap tenang agar suasana di dalam rumah tidak semakin memburuk. Tetap tenang juga bisa membuat Anda berpikir jernih dalam menangani si kecil, Moms. Selain itu, sikap tenang ini juga bisa berdampak pula membuat rileks si kecil yang sedang sakit, Moms. Tentu saja, dengan bersikap tenang tidak sama dengan sedang tidak peduli dengan keaadaan anak.
2. Buatkan Makanan Kesukaannya
Charcoal pancake (Foto: Dok.countryliving)
Saat anak jatuh sakit, nafsu makannya akan berkurang dan inilah yang membuat tubuh anak jadi semakin lemah. Tanyakan pada anak, makanan apa yang sedang diinginkan agar orang tua bisa membuatkannya. Ini bisa memancing anak agar tetap mau makan, Moms.
ADVERTISEMENT
Anda juga bisa membuatkan menu favorit mereka tanpa menanyakannya pada anak. Pastikan yang sehat dan bergizi tinggi ya, Moms.
3. Tambah Pengetahuan Anda
Baca buku atau browsing di internet merupakan cara paling mudah yang bisa Anda lakukan untuk mempelajari penyakit yang sedang diderita anak. Baca juga kiat-kiat tertentu yang dapat membantu Anda mengatasi penyakitnya dengan lebih baik. Karena pada beberapa penyakit, Anda bisa merawatnya sampai sembuh di rumah.
4. Berikan Waktu Mereka untuk Istirahat
Sakit kepala pada anak. (Foto: Thinkstock)
Meski hanya pusing atau flu dan batuk, ada orang tua yang takut bahwa anak mereka akan tertinggal pelajaran di sekolahnya, sehingga mereka memaksakan anak untuk masuk sekolah hari itu walau hanya setengah hari.
Faktanya, memaksakan anak sekolah ketika mereka jatuh sakit hanya akan memperburuk suasana hati dan kesehatan anak pula. Sebaliknya, membiarkan anak beristirahat di rumah maka akan membuat mereka cepat pulih dan bisa mengembalikan konsentrasi lagi ketika masuk sekolah.
ADVERTISEMENT
5. Jaga Kebersihan Rumah
Virus bisa berkembang di mana saja. Tidak hanya di luar rumah, tapi juga di dalam rumah. Pastikan setiap sudut ruangan rumah Anda bersih dan tidak kotor maupun lembab.
Ganti sprei anak seminggu sekali agar debu dan kuman tidak menumpuk di atas kasur anak.
6. Pastikan Anak Minum Air Putih
Ilustrasi anak minum air putih. (Foto: Thinkstock)
Air putih penting untuk tubuh, terutama jika sedang terserang sakit. Minum air putih yang cukup bisa menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat sakit.
7. Menghibur Anak
Tidak ada yang lebih baik bagi anak, selain melihat Anda selalu berada di samping mereka ketika sedang sakit maupun tidak. Tinggalkan pekerjaan Anda sejenak lalu hiburlah anak dengan menceritakan tentang bagaimana ia dilahirkan, ceritakan kenakalan Anda maupun suami sewaktu kecil.
ADVERTISEMENT
Mendengar suara dan cerita Anda akan buat anak merasa lebih baik dan bersemangat, Moms.
Cara di atas bisa Anda terapkan kira-kira selama tiga hari ke depan, Moms. Namun, bila demam tidak juga turun dan anak tidak kunjung sembuh, segera bawa ke dokter.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan