kumparan
18 Sep 2019 18:02 WIB

8 Manfaat Berenang bagi Bayi

Bayi berenang. Foto: Shutterstock
Masih ragu mengajak bayi Anda berenang? Padahal baginya, air bukanlah suatu hal yang baru. Selama di dalam kandungan, ia sudah terbiasa 'berenang' di dalam cairan ketuban. Ya, Moms, setiap bayi memiliki bekal berupa insting refleks akuatik yang dibawanya sejak masih di kantung ketuban, di dalam perut Anda.
ADVERTISEMENT
Insting yang mulai berkembang itu, merupakan kemampuan alami bayi untuk menarik napas tepat sebelum dia bersentuhan dengan air. Namun, sejalan bertambahnya usia si kecil, insting ini menghilang secara bertahap setelah ia berumur kurang lebih satu tahun. Itu sebabnya, agar insting tersebut tetap dapat dipertahankan, perkenalkan si kecil dengan berenang sedini mungkin, Moms.
Kelas berenang bayi di Aquatic Baby Foto: Aquatic Baby
Kapan sebenarnya bayi boleh diajak berenang? The National Health Service (NHS) Inggris menyebut, bayi bisa mulai berenang pada usia berapapun, bahkan tak perlu menunggu sampai ia mendapat imunisasi pertamanya. Namun biasanya para orang tua akan mulai mengajak si kecil berenang saat ia berusia 4 bulan, yakni ketika kepalanya sudah tegak, sudah mulai bisa belajar duduk karena otot punggung dan tulang-tulang belakangnya mulai menguat. Atau ada juga yang menunggu sampai si kecil berusia 6 bulan, yakni ketika ia sudah mampu duduk dengan baik.
ADVERTISEMENT
Anda bisa mengajarkannya secara bertahap. Waktu pertama kali, Anda bisa tentukan waktu selama 10 menit. Untuk latihan kedua dan seterusnya bisa naik menjadi sekitar 30 menit.
Kelas bayi berenang di Aquatic Baby. Foto: Aquatic Baby dan Putri Sarah Arifira/kumparan
Manfaat berenang bagi bayi, menurut pasangan pelatih renang anak-anak yang juga pemilik Lifestyle Swim School di Florida, Amerika Serikat, Rob dan Kathy McKay di antaranya:
- Membuat fisik sehat,
- Memperlancar sirkulasi darah dan kerja organ-organ tubuh seperti paru-paru.
- Meningkatkan kelenturan dan kekuatan otot-otot tubuh,
- Membentuk daya tahan tubuh yang tinggi,
- Meningkatkan kelenturan dan kekuatan otot-otot tubuh,
- Membentuk daya tahan tubuh yang tinggi,
- Membentuk kepribadian,
- Memupuk kepribadian,
- Sarana mengembangkan kemampuan bersosialisasi,
- Menjalin kedekatan batin antara orang tua dan si kecil.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan