Pencarian populer

Alami Keputihan? Bisa Jadi Itu Tanda Anda Hamil!

Tanda hamil yang paling banyak diketaui orang atau paling sering dibicarakan adalah terlambatnya haid. Kalau 'tamu bulanan' itu tidak datang, seorang wanita biasanya langsung mencurigai dirinya hamil dan mungkin akan segera melakukan uji kehamilan.

Tapi sebenarnya, tidak hanya keterlambatan haid, tanda hamil bisa bermacam-macam. Salah satunya adalah keputihan. Keputihan adalah salah satu tanda hamil yang paling awal dan bahkan bisa Anda alami sebelum terlambat menstruasi. Misalnya pada minggu pertama atau kedua setelah pembuahan.

Keputihan saat hamil bisa terjadi karena meningkatnya level hormon estrogen dalam tubuh, sehingga kelembapan vagina meningkat. Estrogen ini kemudian meningkatkan aliran darah pada area pelvis sehingga melepaskan lendir di vagina.

Keputihan pada awal kehamilan juga serupa dengan yang Anda alami pada masa subur. Bedanya, volumenya lebih banyak. Volume cairan keputihan ini juga bertambah seiring mendekati waktu persalinan.

Keputihan merupakan salah satu tanda hamil (Foto: Shutterstock)

Apakah keputihan akan berhenti setelah usia kehamilan bertambah? Belum tentu juga, Moms. Keputihan bisa saja terjadi berulangkali baik pada awal, tengah maupun masa akhir kehamilan Anda.

Memang, cairan berwarna putih yang keluar dari vagina itu bisa membuat calon ibu risih. Rasa basah dan gatal yang ditimbulkannya juga bisa menganggu kenyamanan Anda beraktivitas sehari-hari. Karena itu, pastikan saja Anda tetap menjaga kebersihan area vagina Anda.

Ilustrasi tampon, panty liners, dan pembalut wanita (Foto: Shutterstock)

Anda bisa memakai pantyliner tanpa parfum yang mudah dan praktis diganti untuk mengatasi rasa tidak nyaman, serta rutin mengganti celana dalam secara berkala. Sebaiknya, hindari menggunakan tampon saat hamil, karena rawan memasukkan bakteri baru ke dalam vagina.

Mendekati waktu persalinan, Anda mungkin akan memperhatikan cairan keputihan semakin kental diikuti dengan bercak darah. Tenang Moms, Anda juga tak perlu khawatir. Hal itu merupakan tanda hamil sebagai tanda awal persalinan sudah dekat dan sangat normal.

Lantas, apakah ada keputihan yang tidak normal dan perlu Anda waspadai selama kehamilan? Jawabannya, ada!

Keputihan pada ibu hamil berwarna putih susu dan tidak berbau (Foto: Shutterstock)

Keputihan pada ibu hamil yang normal adalah berwarna putih susu dan tidak berbau atau berbau ringan. Sementara yang tidak normal adalah bila cairan keputihan berwarna kuning, hijau atau abu-abu, baunya menyengat, diikuti rasa gatal dan vulva yang membengkak.

Tanda-tanda yang tidak wajar ini bisa berarti adanya infeksi pada vagina, seperti infeksi jamur. Bila mengalaminya, Anda perlu segera berkonsultasi dengan dokter.

Sementara untuk mencegahnya, usahakanlah memakai celana dalam serta celana yang longgar berbahan katun. Anda juga sebaiknya mengeringkan area vagina setelah mandi, berenang atau berolahraga. Bantu pula dengan asupan yang baik, seperti mengonsumsi yogurt atau makanan fermentasi lain untuk meningkatkan jumlah bakteri baik.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: