Pencarian populer

Alasan Merangkak Bisa Membuat Tubuh Bayi Lebih Sehat

Bayi merangkak di matras yang menarik (Foto: Shutterstock)

Fase bayi merangkak adalah fase yang sangat penting untuk seorang anak, sebelum ia dapat mantap berjalan. Ini karena merangkak merupakan bagian dari proses perkembangan motorik kasar serta fondasi kuat bayi sebelum ia bisa berjalan, ketika ia mulai meraba hingga lancar bergerak yang bertumpu pada tangan dan lutut.

Bukan hanya itu, merangkak juga ada hubungannya dengan kesehatan bayi lho, Moms. Apa saja?

Merangkak layaknya sedang berolahraga

Andien ajarkan Kawa Merangkak di Atas Tangga. (Foto: Instagram/@andienaisyah)

Merangkak membuat bayi bergerak ke sana-kemari, sedikit berkeringat dan hal ini memang otomatis membuat bayi lebih sehat dibanding hanya berdiam diri saja, Moms.

Mengutip laman Kid Spot, saat bayi merangkak, ia akan akan banyak melakukan gerakan-gerakan yang melibatkan bagian tubuh, terutama pada bagian otot di seputar tangan dan kaki. Merangkak juga bermanfaat untuk melatih otot-otot di sekitar jari serta menguatkan tulangnya.

Agar bayi dapat merangkak dengan nyaman, pastikan untuk memilihkan pakaian yang mudah menyerap keringat ya, Moms. Tak hanya itu, agar bayi lebih bisa mengeksplor lebih lagi, fasilitasi juga dengan aneka tekstur. Seperti pada pasir, rumput, lantai, tangga dan karpet. Wah, tentu jadi pengalaman menyenangkan buat si kecil, Moms!

Meningkatkan sistem imunitas

Bayi merangkak. (Foto: Shutterstock)

Ketika bayi merangkak di karpet, lantai, rumput, pasir dan media lainnya, maka ia rentan terpapar oleh berbagai jenis bakteri dan mikroba. Anda tak perlu khawatir, mengutip laman Forbes, hal ini justru bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya.

Sementara menurut the American Academy of Allergy, Asthma, and Immunology, jika sejak dini bayi sudah terpapar berbagai substansi, justru bisa mengurangi risiko bayi terkena alergi dan asma. Maka dari itu, Anda tak perlu membersihkan secara berlebihan lokasi-lokasi tempat bayi Anda tengah merangkak. Karena ternyata, si kecil juga membutuhkan bakteri-bakteri itu untuk belajar melawannya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.36