kumparan
9 Feb 2018 11:51 WIB

Bagaimana Menerapkan Pedoman Gizi Seimbang pada Anak?

Anak riang piknik keluarga (Foto: Pixabay)
Pada 1952 silam, konsep Empat Sehat Lima Sempurna pertama dipopulerkan oleh Bapak Gizi Indonesia--Profesor Poerwo Soedarmo--yang kemudian menjadi pemahaman jamak bagi banyak masyarakat Indonesia sampai beberapa dekade.
ADVERTISEMENT
Namun, kini konsep itu sudah berkembang dan disempurnakan menjadi Pedoman Gizi Seimbang (PGS). Pedoman itulah yang kini giat dikenalkan dan diharapkan dapat diikuti oleh semua masyarakat.
Pada PGS, anak-anak tidak lagi ditekankan untuk mengonsumsi nasi, lauk pauk, sayur buah hingga susu yang dianggap sebagai penyempurna.
com-Makanan Sehat (Foto: Thinkstock)
Dilansir dari laman Departemen Kesehatan RI, hal terpenting pada PGS adalah pada 4 prinsip di dalamnya seperti membiasakan makan makanan yang beragam, menjaga pola hidup bersih, membiasakan pola hidup aktif dengan olahraga dan memantau berat badan.
Lalu, bagi bagaimana menerapkan PGS bagi anak Anda sebagai orang tua? KumparanMom (kumparan.com) merangkum hal-hal penting yang perlu diketahui seputar PGS sebagai berikut:
Makan Beragam
Konsumsi makanan bergizi untuk hidup sehat (Foto: Thinkstock)
Anda bisa menyediakan makanan yang bervariasi. Minimal mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin yang cukup bagi tubuh. Seperti nasi, sayur, tempe tahu, ikan dan sebagainya.
ADVERTISEMENT
Anda juga perlu mengganti ragam makanan untuk mencegah anak menjadi bosan. Maka, pintar-pintarlah mengatur menu ya, Moms. Menu yang bervariasi akan membuat anak-anak tetap berselera mengonsumsi makanan yang Anda sajikan.
Pola Hidup Bersih
Anak asyik bermain (Foto: Pixabay)
Hal lain yang juga penting dalam PGS adalah Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Ini berguna untuk mencegah penyakit menular pada anak. Anda bisa memulainya dengan membiasakan cuci tangan sebelum makan dan setelah anak bermain, membuang sampah pada tempatnya dan mengajari mereka selalu menjaga kebersihan diri muapun lingkungannya sehari-hari.
Olahraga
Masa anak-anak (Foto: Thinstock)
Perkembangan teknologi menjadikan anak-anak kecil zaman sekarang lebih aktif berada di depan layar gadget atau ponsel. Waspadai, Moms! Ajak anak agar menyukai olahraga dan menggerakkan tubuhnya secara aktif.
ADVERTISEMENT
Misalnya dengan mengajak anak rutin berolahraga, jalan-jalan di taman hingga mendukung anak untuk lebih banyak bermain di luar rumah bersama teman-temannya. Selain menyehatkan, tentunya aktivitas ini dapat melatih kecerdasan sosial si kecil juga.
Menjaga Berat Badan
Ilustrasi anak obesitas. (Foto: Shutterstock)
Rata-rata anak normal mengalami pertambahan berat badan sebesar 3 kg hingga 3.5 kg per tahun. Sedangkan tingginya bertambah sekitar 6 cm per tahun. Bagaimana dengan anak Anda? Pastikan Anda selalu mengamatinya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan