kumparan
17 Agu 2018 9:51 WIB

Begini Cara Jelaskan Makna 17-an atau Hari Kemerdekaan pada Anak

Ilustrasi anak Indonesia. (Foto: Shutterstock)
Anak-anak umumnya senang dan semangat menyambut 17-an atau Hari Kemerdekaan. Ada banyak umbul-umbul dan bendera, pawai, aneka lomba, bahkan mungkin juga kembang api di sekitar kita.
ADVERTISEMENT
Tetapi anak-anak yang masih kecil, mungkin akan bertanyaan pada Anda tentang makna Hari Kemerdekaan. Atau mereka bertanya, apa pentingnya sih 17-an?? Nah, sudah siapkah Anda menjawab pertanyaan-pertanyaannya ini, Moms?
Ketika menjawab, Anda perlu memilih kata-kata yang tepat lho. Beri anak jawaban dengan penjelasan sederhana agar mudah dimengerti dan sesuaikan dengan kemampuan pemahamannya.
Meski sederhana, pastikan Anda memanfaatkan momen ini untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air pada anak maupun untuk menjelaskan nilai-nilai luhur bangsa yang perlu dimilikinya. Berikut, kumparanMOM merangkum beberapa contoh yang dapat menjadi panduan Anda:
Sepeda hias anak untuk perayaan 17 Agustus. (Foto: Flickr/johnherf )
1. Apa sih, maksudnya Hari Kemerdekaan atau 17-an?
Tidak usah berpikir susah-susah, Moms. Yang paling mudah, sampaikan pada anak bahwa tanggal 17 Agustus adalah hari lahir atau ulang tahun negara kita. Karena itu, semua orang Indonesia merayakannya.
ADVERTISEMENT
Bila anak bertanya lebih jauh, Anda bisa memberi tahu mereka apa yang terjadi pada 17 Agustus 1945. Sampaikan pada anak bahwa pada hari itu para pendiri negara kita menyatakan kemerdekaan dari penjajah. Ini berarti kita tidak akan lagi mengikuti perintah dari Jepang atau Belanda yang saat itu menjajah.
Bersiaplah, anak mungkin juga akan bertanya pada Anda apa maksud kata 'negara' dan 'penjajah' atau kenapa kita tidak mau mengikuti perintah penjajah. Tapi tidak usah bingung, Moms. Tetap jelaskan dengan sederhana. Misalnya katakan bahwa, penjajah suka menyakiti dan mengambil milik bangsa Indonesia saat itu dengan paksa atau licik.
Ilustrasi anak Indonesia. (Foto: Shutterstock)
2. Kenapa orang memasang bendera merah putih saat 17-an?
Pertama, jelaskan pada anak bahwa setiap negara punya bendera. Bendera Indonesia yang warnanya merah dan putih memiliki arti istimewa. Merah artinya berani, putih artinya bersih atau suci.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, Anda bisa menjelaskan bahwa berani itu misalnya tidak takut untuk mencoba sesuatu yang baru dan baik, terus belajar dan mengejar cita-cita. Berani juga bisa berarti tidak takut membela yang benar. Suci itu baik, bersih dan penuh kasih sayang. Nah, saat 17-an bendera-bendera itu dipasang supaya kita semua ingat dengan arti bendera kita dan selalu jadi orang yang berani dan berhati suci.
Bila anak sudah lebih besar, Anda bisa menjelaskan padanya tentang bagaimana bangsa Indonesia dilarang mengibarkan bendera oleh penjajah. Ceritakan bagaimana pengorbanan para pahlawan mengibarkannya atau tentang sejarah pengibaran Sang Saka di tahun 1945.
Jangan lupa ingatkan pada anak, karena bendera itu istimewa, kita perlu menjaga dan memperlakukannya dengan hormat. Pesankan pada anak, bila kelak ia jadi juara atau berprestasi di kancah dunia, jangan lupa untuk mengibarkan bendera merah putih dengan penuh rasa bangga!
Ilustrasi bersatu dalam keberagaman. (Foto: Shutterstock)
3. Apa yang membuat Indonesia istimewa?
ADVERTISEMENT
Beritahu anak bahwa satu hal yang membuat Indonesia istimewa adalah keberagamannya. Keberagaman Indonesia disatukan dengan cita-cita untuk hidup merdeka dalam satu negara. Tidak semua bangsa lho, punya keberagaman seperti yang kita miliki.
Ceritakan pada anak bahwa di negara-negara lain (seperti Korea Selatan, Jepang atau Irlandia, dan banyak negara-negara Eropa misalnya) sebagian besar penduduknya memiliki budaya atau etnis yang sama. Mereka juga tinggal di satu wilayah daratan yang sama. Tetapi Indonesia berbeda. Di negeri kita ini, ada banyak sekali pulau-pulau yang disatukan oleh lautan, ada banyak bahasa, budaya juga agama.
Ingat Moms, anak dapat lebih mudah mengerti bila Anda tunjukkan contoh yang nyata. Misalnya untuk menjelaskan keberagaman ini, ajak anak memperhatikan dan mengamati teman-teman atau tetangga di sekitarnya. Atau bisa saja, beri contoh keberagaman dalam keluarga besar Anda sendiri. Kakeknya yang berasal dari Jawa dan Neneknya yang lahir di Sulawesi misalnya?
ADVERTISEMENT
Bila anak sudah paham tentang keberagaman, sampaikan bahwa karena itulah kita punya Pancasila. Pancasila lahir dari keberagaman yang ada dan karena kita punya cita-cita yang sama. Yaitu, cita-cita untuk selalu bersatu.
Ilustrasi Anak Indonesia (Foto: ANTARA FOTO/Agvi Firdaus)
4. Apa artinya jadi Anak Indonesia?
Jadi anak Indonesia, artinya tidak hanya berani dan suci seperti bendera tapi juga selalu menghayati Pancasila. Cobalah jelaskan pada anak bagaimana menjalani kesehariannya dengan semangat Pancasila. Ini akan lebih mudah bagi anak daripada bila Anda minta ia membaca naskah Pancasila sendiri, Moms.
Ingatkan anak, Pancasila adalah kekuatan kita yang patut membuatnya sangat bangga dengan negaranya. Pancasila juga yang bisa membuatnya merasa lebih dekat dan terhubung dengan anak-anak Indonesia lain meski memiliki latar belakang yang berbeda-beda.
Ilustrasi anak Indonesia. (Foto: Shutterstock)
5. Apa yang bisa kita lakukan untuk Indonesia?
ADVERTISEMENT
Beritahu anak bahwa negara kita seperti sebuah keluarga besar. Setiap orang harus mau bekerjasama, saling menyayangi dan saling menjaga. Sebagai anggota "keluarga" Indonesia (dengan kata lain, sebagai warga negara) setiap orang juga punya tanggungjawab atau tugas. Misalnya pergi ke sekolah, mematuhi peraturan, dan lain-lain.
Ajak anak berdiskusi bagaimana ia bisa menjadi warga negara yang baik. Dimulai dari usaha-usaha sederhana dan nyata saja, Moms. Seperti menjaga lingkungan tetap bersih, membantu mereka yang terkena bencana, berteman dengan siapa saja meskipun berbeda-beda atau membawa nama harum Indonesia ke dunia dengan prestasi kita.
Bila anak perlu contoh lain, ajak ia melihat bagaimana atlet-atlet kita berjuang untuk nama bangsa di ajang Asian Games yang bisa anak saksikan bersama Anda. Nah, sekarang sudah lebih punya gambaran untuk menjelaskan pada anak makna 17-an, kan?
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan