kumparan
8 Feb 2019 19:05 WIB

Benarkah Spiral Bisa Membuat Hubungan Seks jadi Tak Nyaman?

Banyak wanita khawatir IUD akan membuat hubungan seks jadi tidak nyaman. Foto: Thinkstock
IUD atau yang banyak dikenal dengan istilah spiral adalah salah satu alat kontrasepsi yang terbilang efektif untuk mengatur perencanaan keluarga. Selain menjamin efektivitas hingga 99 persen, alat ini juga menawarkan pemakaian kontrasepsi yang ringkas. Bila dibandingkan harus minum pil setiap hari misalnya.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, tak sedikit juga wanita yang ragu menggunakannya. Alasannya bisa bermacam-macam. Namun salah satunya adalah perasaan takut mengingat alat kontrasepsi ini harus dipasang di dalam rahim untuk bisa bekerja.
Selain takut merasa sakit saat alat dipasang, ada yang khawatir spiral atau IUD yang ada di dalam sana mempengaruhi kehidupan seksual dengan suami tercinta.
Benar enggak, ya?
Ilustrasi alat KB spiral atau IUD Foto: Shutterstock
Menurut dr. Tirsa Verani, Sp.OG, dokter di Rumah Sakit Brawijaya, Antasari, Jakarta Selatan, ketidaknyamanan hubungan suami istri dan IUD memang ada hubungannya. Tapi ketidaknyamanan ini bisa dicegah, Moms!
Menurut dr.Tirsa, ketidaknyamanan bisa terjadi dikarenakan oleh ukuran benang IUD yang terlalu panjang maupun pendek. Padahal, benang ini bisa diatur panjangnya oleh dokter maupun bidan. Jadi jangan ragu untuk mengkomunikasikannya kepada dokter/bidan. Jika terlalu panjang, benang bisa dipotong, kok.
ADVERTISEMENT
Dengan kata lain, Anda tak perlu mengkhawatirkan jika pemasangan IUD sebagai metode kontrasepsi, dapat mempengaruhi hubungan percintaan dengan suami.
Ilustrasi pasangan bercinta Foto: Shutterstock
IUD juga tidak dapat mempengaruhi gairah Anda, Moms. Seperti kata Jaime Knopman, MD, pakar kesuburan di Colorado Center for Reproductive Medicine, yang dikutip dari laman Womens Health, "Karena ditempatkan di rongga rahim, Anda tidak bisa melihat atau merasakannya. Jadi itu seharusnya tidak memiliki dampak negatif pada kehidupan seks Anda," Yang terpenting pemasangan IUD telah benar. Pastikan pula benang IUD tidak terlalu panjang atau pendek. Anda bisa meminta bantuan bidan atau dokter untuk mendapatkan posisi IUD yang nyaman.
Ilustrasi berhubungan intim (seks). Foto: Shutter Stock
Poin plusnya, dengan kontrasepsi ini, Anda bisa berhubungan seksual dengan suami dengan spontan. Tak perlu mengingat-ingat untuk minum pil lebih dulu. Atau berhenti di tengah jalan untuk memakai kondom misalnya. Anda dan suami pun tetap bisa bebas mengeksplor posisi dan gaya seks yang disenangi. Alasannya serupa, IUD yang terletak pada posisi yang benar tidak akan terlihat dan terasa keberadaannya sehingga mau dengan gaya apapun itu tidak akan berhubungan. "Kebanyakan wanita mengatakan kehidupan seks mereka-dan posisi favoritnya- tidak terpengaruh," kata Sara Twogood, M.D., Asisten Profesor Kebidanan dan Ginekologi Klinis di Keck School of Medicine di California, Amerika Serikat. Namun, sayangnya, pada kondisi yang tidak umum, wanita yang menggunakan IUD bisa saja mengalami pendarahan saat berhubungan seks. Terutama IUD hormonal yang memproduksi hormon progesteron. Selain itu IUD juga mungkin mempengaruhi siklus haid Anda. Tapi tenang, itu tidak bahaya, Moms.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·