kumparan
12 Jan 2018 9:28 WIB

Jumlah Jam Tidur Anak Sesuai Usia

Kebutuhan tidur anak harus dipenuhi sesuai dengan usianya Foto: Shutterstock
Berdasarkan hasil penelitian, tidur berperan sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Karena proses metabolisme tubuh bekerja pada saat anak tidur. Secara bertahap seiring dengan meningkatnya usia, maka semakin sedikit waktu tidur yang dibutuhkan oleh anak.
ADVERTISEMENT
Nah, apakah jumlah jam tidur anak Anda sudah cukup? Berikut adalah jumlah jam tidur yang dibutuhkan oleh anak per hari berdasarkan usianya. Cek yuk, Moms
Ilustrasi bayi tidur tengkurap Foto: Shutterstock
Usia 1-4 Minggu: 15-16 Jam / Hari
Bayi yang baru lahir pada umumnya belum memiliki jam biologis untuk tidurnya. Biasanya dalam sehari meeka dapat menghabiskan waktu tidur selama 15 hingga 16 jam. Periode tidurnya pun berbeda-beda. Mulai dari beberapa menit hingga berjam-jam setiap harinya.
Usia 1-12 Bulan: 14-15 Jam / Hari
Pada usia 6 minggu, bayi akan sedikit tenang. Pola tidurnya mulai terlihat. Saat anak sudah memasuki usia 3 bulan, sebagian besar bayi sudah memiliki siklus tidur yang sudah teratur, mereka mulai memahami waktu antara siang dan malam. Periode tidur singkat usia ini dapat berlangsung empat hingga enam jam per sesi tidur.
ADVERTISEMENT
Saat bayi memasuki usia 4 bulan, ritme tidurnya akan lebih stabil. Pada usia ini Anda sebagai orang tua mulai menciptakan kebiasaan tidur yang baik untuk anak. Pola tidur bayi pun sudah lebih mirip dengan orang dewasa. Umumnya, pada usia ini, dalam sehari anak akan 3 kali tidur singkat. Tidur singkat ini berlangsung 30 menit hingga 2 jam setiap sesinya. Ketika memasuki usia 9 bulan sekitar 70 sampai 80 persen anak mulai bisa tidur di malam hari tanpa terbangun.
Anak tidur nyenyak Foto: Pixabay
Usia 1-3 Tahun: 12-14 Jam / Hari
Menginjak usia 1 hingga 1,5 tahun, anak sudah bukan bayi lagi. Namun, kebutuhan tidur anak usia 1 tahun cukup mirip dengan bayi. Setiap harinya dia membutuhkan waktu tidur selama 14 jam. Sebanyak 11 jam harus dihabiskan di malam hari, sementara sisanya tidur di sela-sela siang harinya.
ADVERTISEMENT
Pada usia ini anak mungkin masih tidur beberapa kali di siang hari. Namun, ketika menginjak usia 1,5 tahun, anak akan mulai mengurangi intensitas tidurnya. Dia akan belajar tidur jauh lebih lama. Anda sebagai orang tua perlu membantu proses transisi ini. Sebab dia membutuhkan waktu tidur siang hanya satu kali ketika menginjak usia pra-sekolah.
anak tidur siang Foto: Shutterstock
Usia 3-6 Tahun: 10 - 12 Jam / Hari
Memasuki usia 3 tahun, kebanyakan anak-anak masih melakukan tidur siang. Sedangkan pada usia 5 tahun, kebanyakan anak masih terbiasa tidur siang namun tak selama usia sebelumnya. Hal ini disebabkan anak usia 5 tahun umumnya sudah memiliki kegiatan rutin di luar rumah baik itu bersekolah maupun mengikuti kegiatan lainnya. Jam tubuh dan pola tidurnya pun ikut berubah.
Film horor dapat membuat anak susah tidur dan bermimpi buruk Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Usia 7-12 Tahun: 10 - 11 Jam / Hari
Pada usia ini, anak hanya membutuhkan waktu tidur sekitar 10 sampai 11 jam. Di usia ini, anak juga mulai membagi waktunya untuk berbagai kegiatan seperti mengerjakan pekerjaan rumah, olahraga atau kegiatan ekstrakurikuler sekolah, serta aktivitas sosial bersama teman-teman.
Selain itu anak-anak usia sekolah mulai tertarik dengan tayangan televisi, komputer, gadget, game, dan internet. Hal ini tentu menjadi masalah baru terhadap orang tua, yakni kesulitan tidur terhadap anak.
Bagaimana dengan anak Anda Moms? Apakah waktu tidurnya selama ini sudah sesuai dengan usia di atas? Yuk, sharing pada kolom komentar dibawah ini. Siapa tahu bisa bermanfaat untuk ibu lainnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan