kumparan
28 Des 2017 18:47 WIB

Memahami Kondisi saat Suami Mengalami Depresi

Pasangan depresi (Foto: Thingstock)
Depresi merupakan satu kondisi di mana seseorang merasa tidak berguna, berkecil hati, tidak termotivasi dan merasa bahwa hidupnya tidak ada harapan lagi. Depresi sendiri juga mempengaruhi lebih dari 350 juta orang diseluruh dunia. Dikutip dari Livestrong, Institut Kesehatan Mental Nasional mendefinisikan depresi sebagai pikiran dan perasaan negatif yang mengganggu fungsi dan kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
Meski kebanyakan orang dengan depresi bisa menjadi lebih baik dengan pengobatan, tapi ada baiknya jika Anda mengetahui terlebih dahulu tanda bahwa seseorang telah terkena depresi agar bisa mencegahnya.
Berikut beberapa tanda pasangan mengalami depresi:
Mengisolasi Diri
Jika pasangan sering mengisolasi diri dari Anda dan sering mengatakan bahwa dia ingin meluangkan waktu sendiri, ini pertanda pasti ada sesuatu yang salah dengan dirinya. Agar hubungan pernikahan kalian tetap terjaga, pastikan bahwa sebagai istri Anda peka dengan setiap perubahan sikap yang suami alami.
Ajaklah suami berbicara secara empat mata. Pastikan ketika Anda mengajaknya berbicara, suami sedang dalam kondisi yang tenang dan tidak tertekan.
Dan ingat, jangan memaksa suami untuk berbicara jika dirnya tidak ingin bercerita. Karena semakin Anda memaksanya untuk bercerita, maka hubungan Anda dan suami akan semakin jauh.
ADVERTISEMENT
Memiliki Sikap yang Kritis dan Negatif
Seseorang yang menderita depresi tidak bisa dengan mudah optimis tentang kehidupan atau masa depan. Oleh karena itulah mereka hanya mengatakan hal-hal yang negatif dan berkomentar kritis pada diri sendiri dan juga orang lain.
Memiliki pemikiran negatif dan kritis tidak hanya menunjukan gejala depresi, tapi juga merusak hubungan pernikahan kalian.
Stres Tingkat Tinggi
Stres (Foto: Thingstock)
Tingkatan stres pada pasangan bisa sangat mengindetifikasikan apakah suami sedang mengalami depresi atau tidak. Jika pasangan terus menerus mengeluh dan merasa frustasi dengan pekerjaan di kantor, maka ada baiknya Anda sebagai istri peka dan segera menenangkan suami.
Anda bisa mengajaknya pergi berlibur ke luar kota atau negeri untuk menenangkan pikiran suami. Selain itu Anda bisa memberikannya kejutan agar membuat hatinya lebih bahagia.
ADVERTISEMENT
Merasa Lelah
Sering merasa lelah (Foto: Thingstock)
Meski sudah tertidur cukup lama, suami akan tetap merasa lelah dan tidak bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari. Ketika hal ini sering terjadi, maka Anda patut curiga. Cukup tidur setiap hari, sangatlah penting untuk kesehatan fisik dan mental tubuh. Tapi apabila suami justru semakin lelah dan tetap tidak bersemangat, ini merupakan gejala awal depresi.
Dikutip dari Family Share, di sisi lain over sleeping bisa menjadi tanda depresi klinis. Ketika suami merasa depresi, ia akan kehilangan motivasinya untuk menjalani aktivitas sehingga ia lebih memilih untuk tertidur ketimbang bangun dan bekerja.
Mudah Marah
Mudah marah (Foto: Thingstock)
Jika pasangan Anda sering berdebat dan bertengkar dengan Anda, itu pertanda pasti ada sesuatu yang salah. Serupa dengan kurang tidur dan memiliki sikap kritis atau negatif, kombinasi kedua hal ini dapat meningkatkan emosi dan menyebabkan meningkatnya kemarahan dan permusuhan terhadap orang lain.
ADVERTISEMENT
Jika emosi suami sudah tidak lagi bisa Anda kontrol, ada baiknya jika Anda membawa suami kebantuan profesional.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·