Pencarian populer

Memahami Siklus Masa Subur Pria

Kualitas sperma. (Foto: Thinkstock)

Saat menantikan kehadiran buah hati atau menjalankan program kehamilan (promil), biasanya wanita jadi rajin memperhatikan siklus masa subur. Hal ini juga berlaku sebaliknya, bagi pasangan yang ingin menunda kehamilan. Jika tidak mau hamil, sebaiknya tidak bercinta pada masa subur.

Tapi siklus masa subur seringnya hanya dikaitkan pada mekanisme tubuh wanita di mana ovarium melepaskan sel telur. Sementara siklus masa subur pria, biasanya tidak diperhatikan.

Padahal, kehamilan jelas dipengaruhi kesuburan kedua pihak dan pria pun punya siklus masa subur, lho! Wanita menghasilkan sel telur untuk dibuahi sel sperma yang dihasilkan pria. Sel sperma yang sehat adalah yang dapat berenang dengan cepat, sehingga mampu mencapai rahim.

Ilustrasi memegang penis (Foto: derneuemann via pixabay)

Memang, masa subur pria tidak seperti wanita yang bergantung pada siklus menstruasi. Masa subur pria juga tidak jatuh dalam periode tertentu setiap bulan, melainkan harian.

“Tidak seperti wanita punya siklus bulanan, pria memiliki siklus harian, dimana level testosteron dan hormon kesuburan lainnya meningkat paling tinggi di pagi hari,” papar Dr. Ralph Esposito, dokter Naturophaty dan ahli akupuntur, dikutip dari laman The Romper.

Kenapa pagi hari? Karena kualitas sperma sedang optimum setelah semalam tidur dan beristirahat. Pada saat itu pula, level hormon testosteron, hormon perangsang folikel, dan hormon pelutein meningkat tajam.

Ilustrasi pasangan di tempat tidur (Foto: Antonio Guillem/Thinkstock)

Oleh karena itu seks di pagi hari bisa jadi waktu favorit untuk pasangan yang sedang menanti kehamilan. Tak hanya meningkatkan suasana hati untuk beraktivitas seharian, namun juga memperbesar potensi pembuahan.

Meski begitu, banyak faktor eksternal yang perlu suami Anda perhatikan terkait kesuburan pria. Gaya hidup tidak sehat seperti merokok, mengkonsumsi obat-obatan, obesitas dan berat badan berlebih, dapat mengurangi kualitas sperma.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: