Pencarian populer

Normalkah Hiperpigmentasi Saat Hamil?

Ilustrasi Ibu Hamil Muda. (Foto: Pixabay)

Saat hamil, mungkin Anda akan menemui perubahan kulit menjadi lebih hitam daripada biasanya. Antara lain pada puting susu, wajah, leher, ketiak, sekitar perut hingga paha. Tenang Moms, hiperpigmentasi atau kelebihan pigmen yang terjadi pada ibu hamil itu normal kok. 90% wanita hamil diketahui pernah mengalaminya.

Hiperpigmentasi disebabkan oleh perubahan hormon yang memengaruhi pembentukan pigmen kulit oleh sel-sel melanosit. Garis gelap yang biasanya menonjol saat kehamilan, juga tidak lepas kaitannya dengan hiperpigmentasi yang dikenal linea nigra.

Lazimnya, hiperpigmentasi terjadi pada trimester pertama kehamilan dan akan menghilang dengan sendirinya beberapa bulan pascabersalin. Meski begitu, ada pula yang tidak kembali ke kondisi sediakala.

com-Minum Air Putih (Foto: Thinkstock)

Meski tidak membahayakan kandungan atau kesehatan, tapi jelas bisa mengganggu penampilan. Anda bisa mengurangi hiperpigmentasi berlebih dengan beragam cara. Selain menghindar dari paparan sinar matahari langsung, jaga kelembapan kulit dengan memerhatikan asupan harian cairan dalam tubuh. Seperti minum air 8 gelas air putih sehari dan konsumsi sayur dan buah segar.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: