Kumparan Logo

Punya Bayi Prematur, Begini Cara Pantau Tumbuh Kembangnya

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi lahir prematur. Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi lahir prematur. Foto: Thinkstock

Bayi prematur merupakan bayi yang lahir kurang dari 37 minggu usia kehamilan. Jika Anda mempunyai bayi prematur, maka Anda harus mengetahui tolok ukur tumbuh kembangnya, Moms.

Untuk tumbuh kembang bayi prematur, sebagian besar dokter anak memberikan saran untuk melakukan tolok ukur dengan penyesuaian usia. Penyesuaian usia dilakukan dengan menghitung jarak antara usia kelahiran dengan hari perkiraan lahir (HPL) yang sebenarnya, kemudian kurangi umur bayi dengan angka yang didapat. Misalnya, bayi usia 4 bulan yang lahir 8 minggu atau 2 bulan lebih awal, maka umur bayi yang sebenarnya adalah 2 bulan.

Hal itu pula yang diungkapkan oleh Dokter Anak dari Children’s Hospital of Wisconsin, Amerika Serikat, Laurel Bear, MD. Pertumbuhan dan perkembangan bayi prematur memang bisa saja mengalami keterlambatan dibandingkan bayi yang lahir cukup bulan di usia yang sama. Namun, tak perlu khawatir, Laurel mengatakan, bayi yang lahir prematur pun juga bisa mengejar ketinggalan dengan bayi-bayi lain seusianya yang lahir cukup bulan asalkan orang tua rajin menstimulasi. Karena, semakin dini bayi lahir, semakin lama pula ia mungkin harus mengejar ketinggalannya.

"Sebagai contoh, saat bayi lahir 2 bulan lebih awal dan sekarang ia berusia 4 bulan. Maka tolok ukur tumbuh kembangnya adalah tumbuh kembang bayi usia 2 bulan, bukan 4 bulan. Anda sebagai orang tua jangan berharap bayinya bisa melakukan semua hal yang seharusnya bayi berusia 4 bulan bisa lakukan. Tapi, lihatlah bayi Anda dengan keterampilan yang dilakukan pada bayi berusia 2 bulan," ujar Laurel kepada WebMD.

Ilustrasi bayi lahir prematur. Foto: Thinkstock

Sama dengan bayi yang lahir cukup bulan, tolok ukur untuk bayi prematur dapat bervariasi. Tapi Laura mengatakan beberapa hal penting harus terjadi sekitar waktu berikut:

2 Bulan

Mulai bisa mengendalikan kepalanya sendiri

Bisa membuat seruan

Mulai tersenyum kepada orang lain

Mengenal orang tua, keluarga dan pengasuh

4 Bulan

Dapat mengangkat kepala sendiri

Berguling

Mengikuti wajah orang dan objek yang ada di sekitarnya

6 Bulan

Bisa duduk sendiri

Bisa berlutut

Mulai merangkak

Tertarik pada mainan

Ingin tahu lebih banyak

Mulai bisa berceloteh

9 Bulan

Mulai bisa berdiri

Mengerti dan paham arti kata "tidak"

Pertumbuhan bayi lahir prematur belum sempurna Foto: Thinkstock

12 Bulan

Mulai berdiri sendiri dan bisa melangkah

Dapat mengambil barang

Bisa menanggapai pertanyaan sederhana seperi "Dimana Ayah?", "Dimana Ibu?"

Mencoba mengatakan kata-kata yang Anda ucapakan

Menggeleng kepala untuk mengatakan tidak dan melambaikan tangan untuk mengucap selamat tinggal

Panik dan menangis ketika ditinggal pergi

Memiliki benda-benda favorit seperti boneka dan selimut kesayangan

Memahami makna mama-papa atau ayah-ibu

15 Bulan

Berjalan sendiri dengan koordinasi

Bisa mengucap kata-kata lain selain mama dan dada yang ia gunakan untuk menyebut atau meminta sesuatu

18 Bulan

Mulai berlari

Gemar naik turun tangga

Menarik benda-benda sekitar saat berjalan

Bisa membuka pakaian sendiri

Sudah memiliki kosakata sekitar 18 kata.

Moms, jadi tak perlu khawatir berlebihan lagi jika ada beberapa tumbuh kembang bayi prematur yang agak terlambat dibandingkan bayi seusianya yang lahir cukup bulan. Di samping karena tumbuh kembang setiap bayi yang berbeda-beda, bayi prematur juga lahir lebih dulu sehingga ia perlu mengejar ketertinggalan perkembangannya saat masih di dalam kandungan.

Saat bayi lahir lebih dulu dari yang seharusnya, otak dan sistem syarafnya belum berkembang dengan baik atau belum cukup matang dibandingkan bayi seusianya yang lahir cukup bulan. Dengan menghitung usia bayi prematur yang sebenarnya, ini dapat membantu Anda dalam memantau tolok ukur tumbuh kembang si kecil.

kumparan post embed