Pencarian populer

Tanda Keguguran yang Harus Ibu Hamil Waspadai

Ilustrasi keguguran. (Foto: Thinkstock)
Waspadai tanda hamil yang mengarah pada keguguran di trimester pertama atau kedua kehamilan, Moms. Sayangnya, peristiwa ini sering terjadi secara tak terduga dan tidak disadari sama sekali oleh calon ibu. Oleh karenanya, jangan ambil risiko. Anda perlu tau dan mengenali tanda hamil yang berarti keguguran untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut tanda-tandanya:
ADVERTISEMENT
1. Perdarahan Dari Vagina
Perdarahan dari vagina dianggap sebagai tanda utama keguguran, Moms. Sebanyak 3 dari 10 ibu hamil mengalami hal ini. Tapi ingat, tidak semua perdarahan akan berakhir dengan keguguran. Bila ibu hamil yang mengalami perdarahan segera mendapat pertolongan medis, kemungkinan keguguran masih bisa dicegah.
2. Nyeri
Bila perdarahan pada vagina disertai dengan rasa nyeri, maka patut diwaspadai sebagai tanda hamil yang berujung pada keguguran. Rasa nyeri ini cukup sulit dibedakan dengan kram saat awal-awal kehamilan akibat membesarnya rahim.
3. Tidak Ada Gerakan Janin
Gerakan janin di dalam kandungan berhubungan dengan pertumbuhannya. Hal ini juga mengindikasi bahwa kehamilan berjalan lancar dan sehat. Biasanya, gerakan janin baru terasa pada minggu ke-15 dan minggu ke-16. Semakin bertamabah usianya maka frekuensi gerakannya akan meningkat. Karenanya, jika Anda tidak merasakan adanya gerakan janin sama sekali pada masa itu, temui dokter kandungan atau bidan.
Ilustrasi keguguran. (Foto: Shutter Stock)
4. Hilangnya Gejala Mual atau Muntah
ADVERTISEMENT
Perlu waspada ketika Anda tidak merasakan tanda hamil seperti mual dan muntah, Moms. Sebab Anda berisiko mengalami keguguran. Tapi hal ini tidak berlaku pada semua ibu hamil. Sebagian ibu hamil sama sekali tidak mengalami gejala mual dan muntah selama kehamilan. Oleh sebab itu sebaiknya konsultasikan ke dokter kandungan untuk memastikan gejala ini.
5. Keluarnya Cairan
Tanda hamil yang harus Anda waspadai berikutnya adalah keluarnya cairan dan janin yang masih berupa jaringan dari vagina. Sekilas, Anda merasakan seperti sedang mengompol di celana. Namun, cairan itu kemudian mengeluarkan aroma yang lain dari biasanya, seperti aroma yang kurang sedap, berbau menyengat, agak anyir hingga menimbulkan gatal dan iritasi. Jika mengalami hal ini segera periksakan kondisi Anda ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80