kumparan
18 Mar 2019 18:21 WIB

Tips Mengajarkan Balita Konsep Kiri dan Kanan

Balita suka buka baju atau telanjang ada sebabnya Foto: Shutterstock
Saat baru belajar memegang benda, makan sendiri, atau memakai sepatu sendiri, anak usia balita biasanya akan mengalami kesulitan membedakan mana kiri dan mana kanan. Karena itu, tidak aneh kalau akhirnya anak memakai sepatu terbalik atau makan dan menulis dengan menggunakan tangan kiri.
ADVERTISEMENT
Sebenarnya tidak ada masalah, Moms, kalau anak masih sering bingung membedakan konsep kanan dan kiri. Kecuali bila anak memang kidal, maka Anda bisa mengajarinya pelan-pelan untuk membedakan mana kiri dan kanan. Kecenderungan kidal pada anak biasanya sudah bisa terlihat pada usia 17 hingga 24 bulan.
Bila Anda sudah yakin anak tidak kidal namun masih kesulitan membedakan kanan dan kiri, maka Anda bisa mencoba beberapa cara ini untuk mengajarkan anak agar bisa membedakan kri dan kanan dengan lebih mudah.
Belajar memisahkan barang
Ilustrasi anak main. Foto: Shutterstock
Ajak anak Anda untuk belajar memisahkan barang-barang dan menaruhnya di boks sebelah kiri dan kanan. Contohnya, mintalah anak untuk menaruh mainan mobil-mobilannya di boks sebelah kiri sementara buku ceritanya di boks sebelah kanan.
ADVERTISEMENT
Melalui lagu dan permainan
Ilustrasi anak bermain alat musik. Foto: Pixabay
Anda kenal lagu ‘Dua Mata Saya’? Saat Anda menyanyikan lagu ini, ajak anak untuk menunjuk anggota tubuhnya. ‘Dua mata saya, yang kiri dan kanan’, mintalah anak untuk menunjuk mana mata kiri dan kanannya kemudian ulangi sampai ia bisa membedakan kiri dan kanan tanpa kesalahan.
Bila Anda ingin menggunakan lagu berbahasa Inggris, nyanyikan lagu Hockey Pockey. Dengan lagu ini, anak akan diminta untuk mengangkat kaki kanan, kaki kiri, tangan kanan, dan tangan kirinya.
Membentuk huruf L dengan jari
Bila anak Anda bingung mana tangan kanan dan mana tangan kiri, mintalah untuk menaruh tangannya di permukaan datar. Setelah itu, tanyakan mana jari yang membentuk huruf L dengan arah yang benar, tangan yang membentuk huruf L tersebut adalah tangan kiri.
ADVERTISEMENT
Dengan tanda pada tubuh
Bila anak Anda memiliki tanda lahir atau bekas luka di salah satu bagian tangan atau kakinya, gunakan tanda tersebut untuk membantunya membedakan kiri dan kanan. Bila tidak, Anda bisa menggunakan tato mainan atau memberikan tanda sendiri dengan spidol misalnya untuk sementara waktu sampai anak bisa membedakan kiri dan kanan.
Memegang tangan saat menyebrang jalan
Saat menyebrang jalan, katakan pada anak Anda untuk memegang tangan Anda selalu dengan tangan kanannya.
Memakai baju dimulai dari tangannya yang dominan
Ilustrasi padu padan baju anak Foto: Thinkstock
Bila anak Anda tidak kidal, maka ajarkan agar ia selalu memakai baju dimulai dari memasukkan tangan kanan dan memakai celana atau sepatu dengan dimulai dari kaki kanan. Sebaliknya, bila anak Anda kidal, maka biasakan anak untuk memakai pakaian dari tangan atau kaki kiri terlebih dahulu.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan