kumparan
19 Feb 2018 16:17 WIB

Tips Pilih Kegiatan Ekstrakurikuler untuk Anak

Manfaat yoga untuk anak (Foto: Dok. Istimewa)
Mengembangkan minat dan bakat lewat kegiatan ekstrakulikuler memang baik untuk anak. Apalagi, peluang anak untuk bersosialisasi akan terstimulasi dengan lebih baik.
ADVERTISEMENT
Saat ini tersedia banyak pilihan kegiatan ekstrakulikuler yang baik bagi tumbuh kembang anak, mulai dari aktivitas yang memacu otak hingga melatih fisik seperti kegiatan olahraga.
Namun, sebelum mendaftarkan anak pada satu kegiatan ekstrakulikuler, coba ikuti tips berikut ini:
Minat
Anak mengenal warna (Foto: Pixabay)
Tanyakan terlebih dahulu minat anak. Anda bisa mengajak anak berdiskusi tentang minatnya dengan bahasa yang mudah dipahami anak.
Tanpa minat, anak Anda justru akan tersiksa dengan ekstrakulikuler yang diikutinya. Pastikan juga, anak Anda tidak sekadar ikut-ikutan temannya atau Anda memilihkan kegiatan hanya karena mengikuti orang tua lainnya.
Kapasitas
Bijaklah menilai kemampuan anak baik fisik maupun mentalnya sebelum memilih satu kegiatan ekstrakulikuler. Pastikan, anak siap dan jangan memaksa jika kemampuan anak tidak sama dengan ekspektasi Anda.
ADVERTISEMENT
Prioritas
Tentukan prioritas untuk anak. Pastikan, waktu anak bermain, belajar dan beristirahat, tetap tercukupi dan tidak akan terganggu karena kegiatan ekstrakurikuler yang hendak diikuti.
Komitmen
Ilustrasi anak memeluk ibu (Foto: Thinkstock )
Anak biasanya mudah bosan, maka Anda perlu menjelaskan aturan main ketika anak hendak mengikuti ekstrakulikuler. Misal, harus datang seminggu sekali dan harus mengikuti kegiatan ini setidaknya selama 3 bulan.
Meski begitu, Anda juga perlu terus membimbing dan mendampingi anak Anda. Jadilah penyemangat ketika semangat anak untuk mengikuti kegiatan mulai kendor.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan