Pencarian populer

Tips untuk Ibu Saat Sudah Waktunya Memberi Bayi MPASI

MPASI Sehat untuk Bayi (Foto: Shutter Stock)

Saat bayi berusia 6 bulan, sudah saatnya Anda memberi bayi Makanan Pendamping ASI (MPASI). Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi pada bayi. Tapi tak boleh asal memberikan MPASI untuk si kecil lho, Moms! Anda harus memperhatikan beberapa hal penting terkait pemberian MPASI seperti yang kumparanMOM rangkum di bawah ini.

1. Mutu Bahan Makanan

Bahan makanan yang bermutu tinggi menjamin kualitas zat gizi yang baik. Ingat, semakin tumbuh fisiknya dan semakin berkembang kemampuannya, semakin banyak pula zat-zat gizi yang dibutuhkannya.

2. Jumlah atau Porsi Makanan

Makanan sebaiknya diberikan secara bertahap, dari jumlah yang sedikit sampai lebih banyak. Awalnya, bayi mau menerima satu-dua sendok teh makanan. Anda tidak perlu memaksakannya untuk menghabiskan makanan. Bila ia telah semakin besar, Anda dapat memberikan porsi yang lebih banyak.

3. Jenis Makanan

Sebagai permulaan, bayi sebaiknya diperkenalkan satu per satu jenis makanan sampai ia mengenalnya dengan baik. Tunggulah paling tidak tiga hari sebelum Anda memperkenalkan jenis makanan yang lain. Selain bayi akan benar-benar dan dapat menerima jenis makan yang baru, Anda pun bisa mengetahui ada tidaknya reaksi alergi pada bayi.

Ilustrasi bayi makan (Foto: Thinkstock)

4. Tekstur dan Konsistensi

Pemberian MPASI haru dimulai dari makanan lumat, makanan lembik atau lunak sampai akhirnya makanan keluarga Moms. Sebagai awal yang baik, Anda bisa memberikannya bubur susu yang dibuat dari campuran aneka tepung dan ASI, karena jenis makanan ini paling kecil risikonya menimbulkan reaksi alergi.

Buatlah konsistensinya sedemikian rupa sehingga bubur susu tersebut dapat mengalir dari sendok makan ke dalam mulut bayi. Secara bertahap, makanan bayi dapat lebih kasar dan padat, yaitu diberi nasi tim saring lengkap gizi. Memasuki usia 8-12 bulan, bayi mulai diberi makanan yang hanya dicincang atau tidak disaring lagi.

5. Urutan Pemberian MPASI

Biasanya dimulai dari buah-buahan, tepung-tepungan, lalu sayuran. Namun, ada juga ahli yang menganjurkan untuk lebih dahulu mengenalkan sayur-sayuran daripada buah-buahan. Setelah itu, baru bayi diperkenalkan dengan daging, ikan, dan telur.

Ilustrasi bayi makan. (Foto: Thinkstock)

6. Jadwal Makan

Pada awalanya, bayi hanya perlu diberi makanan padat sekali sehari. Selanjutnya, frekuensi pemberian MPASI dapat ditingkatkan, sampai akhirnya ia mendapat makanan tiga kali sehari pada usia sekitar 8-9 bulan.

Pengaturan jadwal makan diperlukan untuk membina refleks kebiasaan pada saluran cerna. Dengan demikian, saluran cerna bayi lebih siap menerima, mencerna, dan menyerap makanan pada waktu-waktu tertentu. Perlu diingat, jadwal ini harus sesuai keadaan lapar atau haus yang berkaitan dengan keadaan pengosongan lambung.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: