kumparan
15 Feb 2019 20:24 WIB

1 Anak Korban Selamat Ledakan Granat di Bogor Akan Dioperasi

Bupati Bogor Ade Yasin menjenguk Khairul Islami korban ledakan granat yang selamat di RSUD Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Satu anak korban selamat dari ledakan granat di Desa Wangun Jaya, Bogor, bernama Khairul Islami (sebelumnya ditulis Sahrul) akan menjalani operasi. Arul, sapaan Khairul, menjalani perawatan di RSUD Lewiliang usai menjadi korban ledakan pada Kamis (14/2).
ADVERTISEMENT
Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin menyebut operasi Arul dilakukan untuk mengeluarkan serpihan granat yang masih tertinggal di kaki.
“Ya tadi kita sudah lihat kondisi anak yang namanya Arul. Ini terluka di kedua kaki, terutama dengkul. Tapi sedang dirawat dan akan dioperasi,” ujar Ade Yasin, Jumat (15/2).
Tim Puslabfor Polri mengambil sampel di TKP ledakan granat, Bogor, Kamis (15/2). Foto: Muhammad Darisman/kumparan
Arul sebelumnya menjalani perawatan bersama satu rekannya, Muhammad Doni Fauzan. Namun nahas nyawa Doni tak terselamatkan. Ia menjadi korban kedua yang meninggal terkena ledakan granat, menyusul Muhammad Ibnu Mubarok yang meninggal di TKP.
Arul mengalami luka serius di bagian tubuh bawah. Terutama kedua kaki, dengkul, hingga telapak kaki.
Mengenai biaya perawatan dan operasi Arul, Ade Yasin menjamin Pemkab Bogor akan menanggungnya sembuh. Termasuk santunan kepada keluarga korban yang meninggal.
ADVERTISEMENT
Ade Yasin berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI agar kejadian yang menimpa 3 bocah malang itu tak terulang. Ia mengaku khawatir masih ada bahan peledak lainnya di sekitar wilayahnya.
“Saya akan bertemu Pak Danrem. Khawatir masih ada sisa di sana tertimbun tanah atau apa, kita periksa lapangan,” katanya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan