kumparan
31 Jul 2018 8:59 WIB

3 Warga Jakarta dan 2 Porter Masih Belum Dievakuasi dari Rinjani

Tiga pendaki yang terjebak di Gunung Rinjani dievakuasi helikopter. (Foto: Resya Firmansyah/kumparan)
Proses evakuasi pendaki yang terjebak di Gunung Rinjani akibat gempa bumi di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dimulai hari ini. Adapun proses evakuasi itu melibatkan TNI, Polri, hingga Basarnas.
ADVERTISEMENT
Menurut Kepala Staf Kodim Lombok Timur, Arifianto, sebanyak 543 pendaki telah turun dari Gunung Rinjani, terdiri dari 189 pendaki asing dan 354 pendaki lokal.
"Total 543 pendaki Gunung Rinjani yang telah dievakuasi," katanya di Sembalun, Lombok Timur, Selasa (31/7) malam.
Dia menjelaskan di Danau Segara Anak masih ada 6 pendaki yang belum dievakuasi‎, rinciannya yaitu 3 warga Jakarta, 2 porter, dan seorang guide. Pun seorang pendaki yang meninggal. Arifianto belum bisa merinci identitas pendaki ini.
"Satu meninggal belum dievakuasi, posisi masih di atas Gunung Rinjani yang terkena batu longsoran. Posisi di dalam tenda," ucap Arifianto.
Dia menambahkan, saat ini tim evakuasi sudah berada di Gunung Rinjani.
ADVERTISEMENT
"Pendaki turun melalui Dusun Bawak Nau Desa Sajang Kecamatan Sembalun Lombok Timur. Karena jembatan yang masih ada cuma di sini," paparnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan