kumparan
4 Sep 2019 12:07 WIB

4 Korban Tewas Kecelakaan Maut di Tol Cipularang Alami Luka Bakar 60%

Kombes Edy Purnomo Foto: Aria Pradana/kumparan
Empat jenazah korban kecelakaan maut di Tol Cipularang yang dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati teridentifikasi berjenis kelamin perempuan. Namun identitas keempatnya belum diketahui hingga saat ini.
ADVERTISEMENT
Kepala Instalasi Forensik RS Polri, Kombes Pol Edy Purnomo, mengatakan butuh waktu untuk mengetahui identitas korban. Sebab, keempatnya mengalami luka bakar 60 persen.
“Sisanya paling tinggal 40 persen (yang tidak terbakar),” ujar Edy di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/9).
“Kelihatan badan ada, leher ada, kaki kanan kiri ada, tangan kanan kiri juga masih ada cuma tidak full, 40 persen, kepala juga sebagian ada,” jelas Edy.
Kecelakaan di tol Purbaleunyi. Foto: Dok. Istimewa
Sejauh ini, RS Polri baru bisa memastikan keempatnya berjenis kelamin perempuan. Sementara, usia korban juga belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah yang mengalami luka bakar.
“Enggak bisa (memprediksi usia), karena tulang panjangnya habis terbakar, agak sulit mengukurnya,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
RS Polri melakukan pengambilan sampel DNA dari dua jenazah saat ini untuk dicocokkan dengan dua data keluarga yang mereka terima dari Polda Jawa Barat. Perlu waktu hingga lima hari untuk mengetahui hasil tes DNA tersebut.
“Data ante mortem yang dua ini belum ada, kalau yang sudah ada mungkin nanti tinggal DNA. Tinggal menunggu hasil DNA nanti sekitar 4-5 hari DNA-nya bisa keluar, bisa kita match-kan,” jelasnya.
“Ada data DNA yang dari Polda Jawa Barat. Nanti kita teliti apakah datanya sesuai apa tidak, artinya secara garisnya, sesuai garis keluarga,” lanjutnya.
Kecelakaan di tol Purbaleunyi. Foto: Dok. Istimewa
Sementara untuk dua jenazah, RS Polri belum memiliki data karena belum adanya keluarga yang melapor. Oleh karena itu, ia mengimbau agar keluarga segera melapor ke RS Polri demi memudahkan proses identifikasi korban.
ADVERTISEMENT
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang merasa atau kehilangan keluarganya, terutama yang mungkin kejadian di Tol Cipularang, segera melapor ke kami. Supaya mempercepat waktu identifikasi,” imbaunya.