kumparan
9 Sep 2019 17:14 WIB

4 Pengawas Pemilu 2019 di Sleman yang Alami Kecelakaan Terima Santunan

Bawaslu Sleman Serahkan Santunan kepada 4 Pengawas Pemilu yang Alami Kecelakaan Kerja. Foto: Dok. Bawaslu Sleman
Pesta demokrasi Pemilu 2019 memakan banyak korban, baik dari penyelenggara maupun pengawas pemilu. Di Kabupaten Sleman tercatat ada empat pengawas pemilu yang mengalami kecelakaan kerja dari sedang hingga berat.
ADVERTISEMENT
Keempatnya hari ini memperoleh santunan dari Bawaslu Sleman. Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Muhammad Abdul Karim Mustofa, menjelaskan santunan pada satu pengawas pemilu yang gugur sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu.
"Pemberian santunan kali ini merupakan lanjutan bagi jajaran pengawas yang sebelumnya belum sempat menerima santunan, terutama bagi mereka yang mengalami luka berat dan ringan. Kalau yang meninggal dunia sudah didahulukan pemberian santunannya beberapa waktu lalu," jelas Karim dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Senin (9/9).
Karim menjelaskan santunan merupakan wujud perhatian serta empati Bawaslu. Menurutnya, jajaran pengawas pemilu ini telah bekerja dengan dedikasi dan loyalitas yang tinggi.
Keempat orang pengawas pemilu tersebut terdiri dari anggota Panwascam, Panwaslu Desa, Pengawas TPS, serta personel Sekretariat Panwascam. Untuk luka berat diberikan bantuan Rp 16,5 juta, sedang yang luka sedang santunan yang diberikan Rp 8,25 juta.
ADVERTISEMENT
"Masing-masing atas nama Eka Murni Astuti, Martina Ernaningsih, Juwandiyono, dan Audi Evinanto Adihat. Besaran santunan yang diterima sebesar Rp 16,5 juta bagi yang mengalami luka berat dan Rp 8,250 juta untuk yang mengalami luka sedang," kata Karim.
"Tak lupa, Bawaslu mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan kepada bangsa dan negara selama ini," imbuhnya.
Bawaslu Sleman Serahkan Santunan kepada 4 Pengawas Pemilu yang Alami Kecelakaan Kerja. Foto: Dok. Bawaslu Sleman
Lanjutnya, penerima santunan ini telah dilakukan verifikasi sebelumnya oleh tim Bawaslu. Sehingga dipastikan santunan yang diberikan tepat sasaran dan bisa memberi manfaat bagi penerima serta keluarga. Upaya ini dimaksudkan agar santunan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua Bawaslu DIY Bagus Sarwono menjelaskan bantuan ini tidak akan melunturkan duka dan rasa sakit para penyelenggara pemilu. Namun, ia berharap setidaknya bisa menjadi wujud perhatian Bawaslu kepada para penyelenggara pemilu.
ADVERTISEMENT
“Pemberian santunan ini tentu tak dapat menggantikan rasa sakit dan duka yang dialami para penyelenggara pemilu dan keluarga, tapi pemberian santunan ini setidaknya dapat dipandang sebagai wujud perhatian dan perlindungan yang diberikan negara kepada para penyelenggara pemilu yang telah memberikan kontribusi bagi kelancaran pelaksanaan Pemilu 2019 lalu," ujar Bagus.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·