Pencarian populer

4 Polisi di Cianjur yang Terbakar Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah) dan Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky (kiri) saat konferensi pers perkembangan kasus wanita membawa anjing ke masjid di Bogor. Foto: Adhim Mugni Mubaroq/kumparan
Empat polisi dari Polres Cianjur terbakar saat aksi demonstrasi yang dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus di Gerbang Kantor Pemkab Cianjur, Kamis (15/8) lalu.
ADVERTISEMENT
Keempat polisi anggota Polres Cianjur ini mengalami terbakar karena dilempar cairan berbahaya, hingga mengakibatkan luka bakar di tubuh mereka dengan tingkatan berbeda-beda.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, empat korban yakni Aiptu Erwin Yudha, Brigadir Dua (Bripda) F. Aris Simbolon, Bripda Yudi, dan Brigadir Anif memperoleh kenaikan pangkat luar biasa, yakni satu tingkat lebih tinggi dari pangkatnya saat ini.
"Surat keputusan Kapolri Nomor Keputusan 1494 VIII 2019 dinyatakan tentang kenaikan pangkat luar biasa terhadap keempat korban," kata Trunoyudo di Mapolrestabes Bandung, Jumat (16/8).
Kondisi anggota polisi di Cianjur yang terbakar saat kawal demo mahasiswa. Foto: Dok. Istimewa
Trunoyudo menjelaskan, pemberian kenaikan pangkat luar biasa atas dasar pertimbangan surat keputusan dari Kapolri mengenai prestasi dan dedikasi yang ditunjukkan kepada masyarakat dan Polri.
ADVERTISEMENT
"Pertimbangannya mengacu Skep Kapolri tadi, yaitu adanya prestasi atau pun panggilan tugas yang melebihi tugas lain. Sehingga mengakibatkan korban berdedikasi ke masyarakat dan institusi Polri," ujar dia.
Lebih lanjut, Trunoyudo menyebut keempat polisi ini masih ditangani oleh tim medis dan kondisinya cenderung stabil. Dia memohon doa kepada masyarakat untuk kesembuhan keempat anggota kepolisian dari Polres Cianjur itu.
Polisi di Cianjur terbakar hidup-hidup saat kawal demo. Foto: Dok. Istimewa
"Kondisi korban masih penanganan tim medis, kondisi stabil. Namun demikian, untuk Saudara Erwin ini sejauh ini masih dalam penanganan tim dokter. Dan masih dirujuk dari Kramat Jati ke RS Pusat Pertamina. Kemudian, Yudi Muslim dan FA Simbolon di RS Hasan Sadikin, sedangkan Anif di RS Sartika Asih," tutupnya.
Sementara itu, polisi telah menetapkan satu tersangka berinisial RS yang diindikasi menjadi pelaku pelemparan bahan bakar cair dalam plastik, yang mengakibatkan api menyambar ke empat polisi tersebut.
ADVERTISEMENT
"Polres Cianjur dalam hal ini penyidik diback up oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar telah menetapkan salah satu oknum mahasiswa dari elemen GMNI yang tergabung dalam Cipayung Plus. Inisial RS, mahasiswa dari Universitas Surya Kencana," ungkap Trunoyudo.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86