kumparan
15 Jan 2018 13:00 WIB

5 Iklan yang Dikecam karena Dianggap Rasis

Iklan H&M yang dianggap rasis. (Foto: Twitter @CharlesMBlow)
Brand pakaian ternama dunia asal Swedia, HnM dikecam banyak pihak terutama warga Afrika Selatan setelah membuat sebuah iklan yang dianggap rasis.
ADVERTISEMENT
Dalam iklan tersebut, seorang anak laki-laki berkulit hitam sedang mengenakan jaket hoodie berwarna hijau bertuliskan 'Coolest Monkey in the Jungle' atau yang berarti, 'Monyet Paling Keren di Hutan'. Karenanya, banyak masyarakat dan artis dunia menyayangkan hal itu terjadi.
Kekecewaan diungkapkan oleh penyanyi asal Kanada, Amerika Serikat, The Weekend. Penyanyi berusia 27 tahun itu merasa iklan tersebut rawan rasisme terhadap kulit hitam yang hingga kini masih menjadi persoalan sensitif di AS.
"Aku bangun pagi ini, kaget dan merasa dipermalukan saat melihat foto ini. Aku sangat tersinggung dan enggak akan kerja bareng HnM lagi," tulisnya di Twitter.
Ternyata, HnM bukan perusahaan pertama yang iklannya dikecam karena dianggap mengandung unsur rasis. kumparan (kumparan.com) merangkum sedikitnya ada lima iklan yang juga dikecam karena persoalan serupa.
ADVERTISEMENT
1. Dove
Iklan Dove yang dianggap rasis. (Foto: Twitter/ChaseHenryP)
Produk sabun Dove mendapatkan kecaman dari masyarakat setelah iklan sabunnya dianggap mendiskriminasi ras kulit hitam.
Dalam iklan tersebut, memperlihatkan seorang wanita berkulit gelap mengenakan kakus cokelat kemudian ia mengangkat kaus yang dikenakan dan berubah menjadi wanita lain yang memiliki kulit lebih terang.
Mengetahui iklannya berujung kontroversi, Dove merilis permintaan maaf pada akun Twitter pribadinya @Dove dan menghapus iklan tersebut dari unggahan Facebook Dove.
"Sebuah gambar baru-baru ini di posting di Facebook gagal mewakili keberagaman warna kulit wanita secara mendalam. Kami sangat menyesal sudah membuat banyak orang tersinggung," tulis Dove.
Meski demikian, banyak konsumen dan warganet menyayangkan tindakan brand naungan Unilever tersebut dengan mengunggah beragam reaksi dan melontarkan beragam sindirian kepada Dove.
ADVERTISEMENT
2. Nivea
Iklan Nivea dianggap rasis. (Foto: Twitter/William Adoasi)
Produk kecantikan yang telah ada sejak tahun 1911 ini, menjadi bulan-bulanan warganet di media sosial setelah merilis iklan produk pemutih kulit menggunakan model asal Afrika yang dianggap rasis. Terlebih produk pemutih tersebut disiarkan di televisi Ghana, Afrika.
Dalam iklan itu, terlihat seorang wanita berkulit hitam tengah mengoleskan produk lotion Nivea. Kemudian warna kulitnya berbuah menjadi lebih terang dan cerah. Seorang pengusaha kulit hitam, William Adoasi, mengunggah iklan tersebut di akun pribadi Twitternya sebagai bentuk kekecewaan.
"Inilah sebabnya mengapa bisnis orang kulit hitam perlu bangkit dan memenuhi kebutuhan kita. Nivea tidak bisa berhenti dengan terus menjual produk pencerahan kulit ini ke seluruh Afrika. Mengerikan," tulis Adoasi.
ADVERTISEMENT
Mengutip dari mashable.com, juru bicara Nivea, Beiersf AG menyatakan produk dan iklan Nivea merupakan bagian dari strategi bisnis untuk memenuhi kebutuhan konsumen dengan perawatan jenis kulit yang beragam.
3. RoboVac
Video
Perusahaan distributor alat-alat pembersih asal Malaysia, RoboVac merilis iklan yang mengundang kontroversi bagi masyarakat Indonesia.
Dalam iklan tersebut, tertulis, " Fire Your Indonesia Maid NOW!" alias "Pecat Pembantu Rumah Tangga Asal Indonesia-mu Sekarang." Iklan tersebut dianggap telah merendahkan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.
Selanjutnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur melayangkan protes atas iklan tersebut dan melarang untuk dipromosikan.
4. Sony
Tahun 2006, perusahaan elektronik ternama dunia, Sony membuat heboh dengan iklan produk PlayStation Portable (PSP) berwarna putih.
ADVERTISEMENT
Namun iklan tersebut malah disambut negatif oleh masyarakat lantaran memperlihatkan seorang wanita berkulit putih berpose dengan angkuh menunjukkan mimik ancaman kepada model pria berkulit hitam. Di iklan tersebut tertulis," PLayStation Portable White is Coming".
Namun demikian, pihak Sony menolak untuk meminta maaf. Menurut mereka, poster tersebut murni strategi marketing yang sengaja menempatkan versi hitam dan putih model Portable Playstation.
5. Qiaobi
Video
Publik dibuat geram dengan iklan deterjen asal Tiongkok bernama Qiaobi. Bahkan di media sosial, iklan tersebut dianggap iklan paling rasis.
Dalam iklan itu,terlihat seorang perempuan Asia berkencan dengan seorang pria kulit hitam. Namun siapa sangka si wanita berbaju hijau toska itu malah memasukkan si pria kulit hitam ke dalam mesin cuci beserta deterjen Qiaobi.
ADVERTISEMENT
Selang beberapa lama, pria kulit hitam itu keluar dari mesin cuci dan berubah menjadi pria Asia berkulit putih. Perusahaan produk berslogan "Change begins with Qiaobi" ini meminta maaf secara terbuka atas iklan yang sensitif tersebut.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan