Pencarian populer

77 Ribu Anak Muda Indonesia Bertarung Ikut Seleksi Anggota Polri

Suasana seleksi Bintara Polri di Polda Jambi. (Foto: Dok. SDM Polri)

Seleksi penerimaan calon Bintara Polri telah dimulai dengan tes psikologi. Tes ini dilaksanakan secara serentak di 33 Panda dan 2 Subpanda yakni Kalimantan Utara dan Raja Ampat pada Selasa (17/4).

Menurut keterangan As SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto kepada kumparan (kumparan.com), ada 77.308 peserta di seluruh Indonesia yang mengikuti seleksi tahun ini.

"Mereka memperebutkan kuota didik sebanyak 8.400 orang," kata Arief.

Suasana seleksi Bintara Polri di Polda Jambi. (Foto: Dok. SDM Polri)

Pembagian dari 8.400 kursi itu adalah 8.000 kursi untuk polisi pria dan 400 kursi untuk Polwan. Selain itu, Arief juga menuturkan ada beberapa aspek penilaian dalam tes psikologi ini.

"Aspek yang dinilai dalam tes psikologi pertama, meliputi kecerdasan, kepribadian dan sikap kerja. Sedangkan untuk tahap kedua adalah tes kesehatan mental," kata mantan Kapolda Kalimantan Barat itu.

Suasana seleksi Bintara Polri di Polda Jambi. (Foto: Dok. SDM Polri)

Hampir sama seperti pada seleksi Akpol, sebelum tes dilaksanakan seluruh panitia dan peserta harus menandatangani pakta integritas dan diambil sumpah.

"Bahwa akan melaksanakan seleksi dengan penuh tanggung jawab, jujur, obyektif, cermat dan teliti dalam setiap obyek pemeriksaan. Tidak akan mengubah, merekayasa, tidak akan KKN dan tidak akan melakukan penyimpangan karena akan mendapat tindakan hukum yang tegas berupa kode etik maupun pidana," tutur Arief mengenai isi sumpah yang dibacakan oleh Panitia.

Suasana seleksi Bintara Polri di Polda Jambi. (Foto: Dok. SDM Polri)

Sementara, untuk peserta diharuskan mengucapkan sumpah bahwa mereka akan bersungguh sungguh mengikuti sistem seleksi pendidikan berdasarkan kemampuan sendiri dengan jujur dan bertanggung jawab, tidak akan melakukan perbuatan yang bertentangan dengan norma seleksi dalam bentuk mencari, meminta atau menggunakan dukungan pihak lain untuk meluluskan dirinya.

"Apabila melanggar sumpah bersedia didiskualifikasi dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Arief.

Arief sendiri kini tengah berada di Jambi. Ia turun langsung memantau Seleksi Bintara Polri di Polda Jambi.

Suasana seleksi Bintara Polri di Polda Jambi. (Foto: Dok. SDM Polri)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.63