kumparan
29 Agu 2019 18:23 WIB

Agung Laksono: Kompetisi Bamsoet-Airlangga Jangan Berakhir Partai Baru

Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat. Foto: Fadjar Hadi/kumparan
Jelang musyawarah nasional (Munas) Partai Golkar tahun ini, kubu Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo (Bamsoet) berlomba-lomba mengumpulkan suara internal partai agar memuluskan jalannya sebagai ketua umum.
ADVERTISEMENT
Namun, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono --yang masuk dalam timses Airlangga-- berharap pertarungan Airlangga-Bamsoet tak perlu pecah sampai menghasilkan partai baru, seperti beberapa tahun sebelumnya.
"Mudah-mudahan begitu. Kalau ada kandidat-kandidat Airlangga, ada Bambang Soesatyo, dan lain-lain. Nanti janganlah berakhir dengan partai baru. Cukuplah," ujar Agung di posko pemenangan Airlangga Hartarto di Jalan Purworejo, Jakarta Pusat, Kamis (29/8).
Setidaknya, ada 5 partai yang terbentuk dari terpecahnya internal Partai Golkar, yakni Partai Hanura, PKPI, NasDem, Gerindra, dan Berkarya.
"Kita harapkan ke depan tidak ada lagi lahir partai-partai baru. Mungkin harus dilewati fase itu. Kemarin kan melahirkan Hanura, PKPI, Nasdem, Gerindra, Berkarya," kata dia.
Agung menilai jika Golkar berhasil membangun kompetisi tanpa melahirkan partai baru, artinya partai berlambang pohon beringin itu telah menjadi partai yang matang.
ADVERTISEMENT
"Kita terbiasa betul boleh berivalitas, berkompetisi. Dan setelah mendapatkan keputusan final, maka semua ikut keputusan tersebut. Dan mudah-mudahan wujud itu bisa terjadi," ungkapnya.
"Nah, itu sudah matang betul berarti Partai Golkar berdemokrasinya. Sebab, ke belakang kita masih ada yang ngambek dan kecewa terus bikin partai lain," tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan