kumparan
21 Jun 2018 16:51 WIB

Alat Khusus Milik TNI AL Dikerahkan untuk Cari Korban KM Sinar Bangun

Marsekal Hadi Tjahjanto ke korban KM Sinar Bangun. (Foto: Ade Nurhaliza/kumparan)
Pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba pada Senin (18/6) lalu masih dilakukan. Untuk memaksimalkan pencarian korban, Panglima TNI Hadi Tjahjanto yang datang langsung ke Danau Toba mengatakan akan mendatangkan alat milik angkatan laut untuk membantu proses pencarian korban.
ADVERTISEMENT
"Untuk menemukan bangkai KM Sinar Bangun, sore hari ini sebuah alat akan dikirim dari Jakarta milik angkatan laut. Dan kita juga akan menemukan korban kapal salah satunya dengan menggunakan jangkar," papar Hadi di Posko Dermaga Tigaras, Kab. Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (21/6).
Tidak hanya itu, lanjut Hadi, satu unit helikopter dari Basarnas pun akan dikirimkan untuk mencari korban hanyut yang terbawa arus. Nantinya helikopter tersebut akan menyisir sudut-sudut perairan Danau Toba.
Hadi menuturkan, jika bangkai kapal telah ditemukan, pencarian korban akan terus berlanjut bahkan sampai 24 jam. Dan penerangan akan dipasang di tengah danau untuk memudahkan pencarian yang dilakukan oleh tim SAR.
"Untuk operasi pengambilan korban sendiri, kita tidak batasi sampai jam 18.00 WIB, kalau perlu 24 jam apabila kapal posisinya sudah ditemukan," ujar dia.
ADVERTISEMENT
KM Sinar Bangun karam di tengah perairan Danau Toba pada hari Senin (18/6) sekitar pukul 17.30 WIB, saat kondisi cuaca hujan deras disertai angin kencang.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan