kumparan
11 Jan 2019 8:25 WIB

Anggaran Angkatan Darat AS Akan Digunakan Trump Bangun Tembok Meksiko

Prajurit Angkatan Darat mendengarkan pidato Presiden Donald Trump, New York, Amerika Serikat (14/08/2018). (Foto: REUTERS/Carlos Barria)
Pernyataan mengejutkan datang dari Gedung Putih atau White House di Washingon DC, Amerika Serikat (AS). Demi melancarkan janjinya ketika kampanye Pilpres 2016 soal membangun tembok perbatasan AS-Meksiko, Presiden Donald Trump akan menggunakan anggaran Angkatan Darat senilai USD 13,9 miliar dollar.
ADVERTISEMENT
Dilansir Reuters, Jumat (11/1), menurut sumber yang tak disebutkan namanya, tembok pembatas yang akan dibangun Trump dari anggaran AD memiliki panjang 500 kilometer. Selain mengumumkan soal pemakaian anggaran AD untuk membangun tembok pembatas, Gedung Putih juga mengumumkan AS sedang dalam keadaan darurat.
Presiden AS Donald Trump di pertemuan tahunan Gedung Putih di Washington. (Foto: Nicholas Kamm / AFP)
Maka untuk membantu proyek-proyek yang sudah dibangun di AS serta untuk mencegah bencana, anggaran AD sangat membantu. Namun, Reuters tidak bisa mengkonfirmasi hal tersebut ke lembaga terkait.
Shutdown kali ini menjadi yang terpanjang dalam sejarah AS apabila masih terjadi hingga Sabtu (12/1). Bahkan Trump sempat mengatakan shutdown ini bisa berlanjut selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.
Pekerja serikat berdemonstrasi di depan Gedung Putih, Washington DC. (Foto: NICHOLAS KAMM / AFP)
Akibat shutdown, akan ada 800 ribu karyawan yang bekerja di kantor-kantor pemerintah tak akan mendapatkan gaji di bulan ini. Meskipun ada beberapa pekerjaan masih dapat gaji karena dianggap 'penting' oleh negara, seperti penjaga penjara dan petugas keamanan bandara.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, pada Rabu (9/1), Trump menggelar rapat dengan Ketua Kongres Nancy Peloci dan Ketua Senat Chuck Schumer, keduanya dari Demokrat. Pada rapat itu, Trump yang diusung Partai Republik, langsung keluar ketika Pelosi bilang tetap tidak akan mendanai temboknya.
"Baru saja meninggalkan rapat dengan Chuck dan Nancy. Buang-buang waktu saja," tulis Trump di akun Twitternya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan