kumparan
21 Jul 2018 16:32 WIB

Anies Kukuhkan Instruktur Senam Poco-poco yang Kejar Rekor Dunia

Anies di Sports Mall Kelapa Gading (Foto: Moh Fajri/kumparan)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara pengukuhan instruktur senam untuk pecahkan rekor dunia, Guinness World Records The Large Poco-poco Dance 2018. Para instruktur tersebut akan mendampingi 65 ribu peserta senam.
ADVERTISEMENT
Senam poco-poco massal ini akan diselenggarakan pada 5 Agustus mendatang di kawasan Monas, Jakarta Pusat, dalam rangka menyambut Asian Games 2018. Anies berpesan kepada para instruktur untuk lakukan persiapan yang matang dan tuntas.
“Anda akan membuat sejarah baru, pastikan persiapannya berjalan dengan baik, disiplin, konsentrasi dan tidak membuat kesalahan. Kita ingin tanggal 5 Agustus seluruh dunia merekam bahwa rekor runia dipecahkan di Jakarta,” ujar Anies di Sports Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (21/7).
"Nanti akan bisa diceritakan ke anak-anak dan cucu, saya adalah bagian pembuatan rekor dunia. Itu bisa terjadi kalau kerjanya serius, latihannya serius, jangan anggap enteng, konsentrasi penting, nanti menit-menit anda melakukan poco-poco jadi menit paling berdampak dalam sejarah Indonesia,” imbuh dia.
ADVERTISEMENT
Anies percaya dengan kemampuan para instruktur memandu para peserta senam. Anies berharap mereka bisa membawa nama baik Indonesia ke kancah dunia, khususnya nama baik Jakarta.
“Saya titipkan nama baik Jakarta, nama baik Indonesia di pundak bapak ibu semua. Buat kami bangga, buat kami merasa bahwa Indonesia memang layak diperhitungkan di level dunia," ucapnya.
Selain berharap penuh kepada para instruktur, Anies juga mengimbau seluruh perserta senam berlatih menjaga keakuratan gerakan, ketertiban dan kerapian untuk meminimalisir kesalahan saat pelaksanaan.
“Angka 65.000 ini tidak sederhana, harus membawakan tari poco-poco dengan baik, dengan benar dan tepat,” ucap Anies.
Anies di Sports Mall Kelapa Gading (Foto: Moh Fajri/kumparan)
Anies mendukung penuh poco-poco dipilih sebagai senam yang akan dibawakan untuk pecahkan rekor dunia. Menurutnya, lagu pengiring senam poco-poco disukai banyak orang, membuat tubuh ringan bergoyang. Hal ini bisa menjadi kesempatan besar untuk kenalkan seni gerak tradisional Indonesia ke tingkat international.
ADVERTISEMENT
“Poco-poco mudah-mudahan bisa mendunia, karena harapan kita bukan sekadar tercatat tapi juga memiliki dampak bagi penyebaran tari ini di seluruh dunia,” papar Anies.
Setelah memberikan sambutan, Anies lalu menyematkan pin kepada perwakilan instruktur sebagai tanda pengukuhan. Turut hadir dalam acara ini adalah Wali Kota Jakarta Utara Syamsudin Lologau dan Ketua Panitia senam poco-poco untuk memecahkan rekor dunia Johny Lumintang.
Acara ini digelar saat Car Free Day (CFD) di kawasan Monas. Lokasinya mulai dari halaman Istana Negara, Medan Merdeka Barat, Silang Monas, Thamrin, Bundaran HI hingga Jalan Sudirman.
Adapun 65.000 perserta yang terlibat, terdiri dari berbagai lapisan mulai dari TNI, Polri, Kementerian atau Lembaga, SKPD DKI Jakarta, Guru, Siswa SLTA di DKI Jakarta, perwakilan lintas agama, hingga anggota sanggar senam.
ADVERTISEMENT
Seluruh peserta akan mendapatkan e-sertifikat berlogo Guinness World Records.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan