kumparan
26 Jul 2019 17:58 WIB

Anies Melayat Pastor Adolf Heuken: Dunia Tahu Jakarta dari Beliau

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat melayat Pastor Adolf Heuken. Foto: Fadjar Hadi/kumparan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melayat ke sejarawan Pastor Adolf Heuken SJ di Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta, Jumat (26/7). Pastor Adolf Heuken wafat semalam dalam usia 90 tahun.
ADVERTISEMENT
Meski tak mengenal secara pribadi, Anies mengaku Pastor Adolf Heuken adalah sosok yang telah mencurahkan seluruh hidupnya untuk Indonesia, khususnya Jakarta. Anies merasa akrab dengan karya-karyanya.
“Saya lebih banyak mengenal karyanya. Jadi secara interaksi langsung, tidak. Tapi karya-karyanya yang kita kenal. Karena itu kami katakan, kalau kami punya tamu, kami berikan bukunya. Tapi malah tidak berinteraksi langsung dengan beliaunya lintas generasi,” kata Anies di lokasi.
Pastor Adolf Heuken SJ. Foto: Instagram/ @periplusid
Salah satu karya Pastor Adolf Heuken yang dikenang Anies adalah Historical Sites of Jakarta. Menurutnya, buku tersebut sering dicari para turis yang datang ke Jakarta.
“Dan sebagai jendela, beliau berjasa sekali. Dunia tahu tentang Jakarta, sejarah Jakarta dari beliau. Jadi kami di Jakarta merasa bersyukur salah seorang warganya telah ikut mendorong Jakarta dikenal dunia,” ujar Anies.
ADVERTISEMENT
“Lalu yang tidak kalah penting adalah siapa pun yang belajar bahasa, kamus Jerman-Indonesia dan Indonesia-Jerman sejak 1980-an. Itu salah satu kontribusi besar beliau,” tambahnya.
Anies berharap kiprah almarhum selama masa hidup menjadi inspirasi banyak masyarakat. Ia pun akan mempertimbangkan buku-buku karya Adolf Heuken dijadikan koleksi perpustakaan di Jakarta.
“Ini akan dicek seberapa banyak kita bisa. Tapi kita ingin bahwa sekarang banyak tulisan tentang Jakarta. Tapi beliau kan salah seorang yang awal menuliskan tentang Jakarta. Sekarang kita punya banyak sekali sejarawan-sejarawan yang juga khusus soal Jakarta,” tutur Anies.
Loading Instagram...
Adolf Heuken SJ adalah seorang pastor katolik, sejarawan, dan penulis yang lahir di Coesfeld, Jerman, 17 Juli 1929. Meski lahir di Jerman, Adolf Heuken jatuh cinta pada budaya Indonesia dan memilih menjadi WNI.
ADVERTISEMENT
Namanya banyak dikenal umum dari sejumlah buku yang ditulisnya, seperti Kamus Dwibahasa Indonesia-Jerman, Deutsch-Indonesisch Wörterbuch, serta buku mengenai sejarah Jakarta berjudul Tempat-tempat Bersejarah di Jakarta.
Selain itu ia juga membuat bibliografi mengenai sejarah Jakarta berjudul Sumber-sumber Asli Sejarah Jakarta. Ia juga menulis buku sejarah mengenai gereja dan masjid tua di Jakarta.
Semasa hidup, Adolf Heuken juga pernah menerima penghargaan Das Bundesverdienstkreuz am Bande atau Bintang Penghargaan Republik Federal Jerman pada 25 November 2008 atas jasa-jasanya dalam mengembangkan hubungan Jerman-Indonesia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·