Pencarian populer

Anies soal Pohon Imitasi: Masyarakat Suka Pura-pura Kaget

Pohon imitasi di dekat Monas. (Foto: Dok. Istimewa)

Pohon imitasi yang sempat menghiasi beberapa trotoar di Jakarta sudah ditarik karena menuai protes, lantaran mengganggu pejalan kaki. Belakangan, pohon itu diklaim stok barang yang dimiliki Dinas Perindustrian dan Energi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, masyarakat terlalu berlebihan menanggapi pemasangan pohon imitasi tersebut. Anies mengatakan pohon imitasi sudah pernah ada sebelumnya.

"Suka pura pura pada kaget (pohon imitasi). Seakan akan baru ada sekarang," kata Anies di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (1/6).

Meski demikian, Anies enggan menyebut sejak kapan pohon imitasi itu ada. Tetapi supaya publik dapat mengetahui secara jelas asal usul pohon imitasi, ia akan melakukan pengecekan secara rinci.

"Nanti saya cek dulu. Saya tidak mau berspekulasi sesudah lengkap nanti. Saya sampaikan ini bukan sekedar untuk ramai-ramai di sosmed, kita ini menjalankan pemerintahan jadi kita tata," ucapnya

Anies Hadiri Acara Buka Bersama 1650 Anak Yatim (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)

Sebelumnya, Anies mengungkapkan tidak mengetahui ide pemasangan pohon imitasi itu. Ia pun menyayangkan pemasangan pohon tanpa melalui pemberitahuan dan izin terlebih dahulu. Ngawur dan tanpa koordinasi, kata Anies.

Pohon imitasi yang dipasang Dinas Perindustrian dan Energi DKI itu sempat menghiasi trotoar di sekitar kawasan Monas, Sarinah, Jalan MH Thamrin, namun mendapatkan kritikan dari masyarakat.

Kritikan masyarakat disalurkan melalui media sosial. Akhirnya, pihak dinas mencabut pohon itu akibat mendapat kritikan dari masyarakat. Sedianya, pohon itu sebagai hiasan malam hari karena bercahaya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60