kumparan
16 Feb 2019 22:24 WIB

Antisipasi Caleg Stres, RSJ Bangli Siapkan 100 Kamar

Ilustrasi Rumah Sakit. Foto: Wikimedia Commons
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli, Bali, membuka pelayanan perawatan bagi caleg yang kalah dalam Pileg 2019 dan mengalami stres. Direktur RSJ Bangli I Dewa Gede Basudewa mengungkapkan saat ini ada sekitar 100 kamar di RSJ yang masih kosong dan bisa dipergunakan para caleg stres.
ADVERTISEMENT
Dia mengatakan biasanya caleg mengalami stres karena tak kuat menghadapi kenyataan. Caleg tersebut tak terima gagal dalam pertarungan sengit, apalagi ada banyak harta dan waktu yang telah dipertaruhkan.
"Kalau bicara orang menghadapi tekanan, namanya stres itu kan situasi membuat seseorang harus beradaptasi. Manusia mempunyai kesiapan mental, pikiran, perasaan, dan perilaku normal akan melakukan sikap yang wajar. Tetapi kalau pada waktu dia mengalami tekanan tinggi, antara harapan dan kenyataan belum didapat, ia tidak mampu beradaptasi agar tetap menjadi normal. Di situlah ia mengalami stres," kata Basudewa saat dihubungi kumparan, Sabtu (16/2).
Biasanya, Basudewa mengatakan, ada tiga gejala stres yang ditunjukkan caleg-caleg yang gagal. Pertama, gejala tampak atau positif dengan ciri mudah marah, memaki, merusak, mengancam, bahkan mencari kesalahan pada orang lain atau lingkungannya.
ADVERTISEMENT
"Itu salah satu manivestasi yang dirasakan akibat ingin jadi seorang pemenang pemilu atau caleg gagal, " kata dia.
Kedua, gejala tak tampak atau negatif. Biasanya, ditandai dengan mengasingkan diri dari orang lain, menjadi pendiam, merasa sendiri, merasa tidak berharga, hingga merasa malu.
"Kemudian merasa tidak merasa apa-apa lagi, merasa ditinggalkan, dibohongi, sehingga dia enggak mau makan, minum dan enggak mau mandi, sedih, dan terakhir dia bisa bunuh diri. Ini gejala negatif," ujar dia.
Ketiga, gejala stres akut yang dimulai dengan berbicara sendiri. "Jadi dia gangguan berat mulai ngomong sendiri, enggak mau mandi, bisa ketawa sendiri, bisa telanjang jalan, bisa lupa. Ini gangguan jiwa berat yang akan dibawa ke RSJ," ujar dia.
ADVERTISEMENT
Untuk pemulihan caleg stres, Basudewa mengatakan biasanya dibutuhkan waktu 14 hingga 42 hari. Perawatan mulai dari pemberian obat medis hingga terapi.
"Kalau ngamuk itu kurang 14 hari sudah bisa tenang, maka dia bisa masuk ke ruang rawat lanjutan untuk bisa stabil dan semakin baik. Rata-rata kami merawat di bawah 42 hari. Ada yang bisa 1 bulan, kalau dia cepat bangkit maka akan semakin cepat pemulihannya, " ujar dia.
RSJ Bangli memiliki 400 tempat tidur dengan layanan yang berbeda. Yakni, 300 tempat tidur untuk layanan kelas III dan 50 tempat tidur layanan kelas II, 25 kelas VIP, dan 25 kelas VVIP.
"Saat ini sekitar 70 persen seluruhnya sudah terisi. Sekitar 70 sampai 100 tempat tidur yang masih kosong. Sebenarnya kalau ada di atas 100 kosong masih bisa juga kita tampung, karena tidak semua pasien harus dirawat inap," ujar dia.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan