kumparan
20 Apr 2019 16:01 WIB

Aparat Bersenjata Jaga Kotak Suara 24 Jam di Seluruh PPK Lumajang

Polisi dan TNI saat melakukan pengamanan PPK di Lumajang, Jawa Timur. Foto: Dok. Polres Lumajang
Aparat bersenjata dikerahkan untuk menjaga kotak suara di seluruh PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) di Lumajang, Jawa Timur. Pengamanan itu dilakukan unsur Polri, TNI, Linmas dan Satgas Keamanan Desa (SKD).
ADVERTISEMENT
Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, dirinya telah meminta seluruh Kapolsek untuk menginap 24 jam di PPK. Hal itu untuk mengantisipasi adanya kotak suara yang belum dikirim ke kantor KPU.
"Anggota bersenjata laras panjang saya perintahkan untuk menjaga PPK. Saya tidak ingin kecolongan. Jangan sampai ada orang--orang yang mencoba mengganggu jalannya proses rekapitulasi penghitungan suara," tegas Arsal dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Sabtu (20/4).
Polisi melakukan pengamanan PPK di Lumajang, Jawa Timur. Foto: Dok. Polres Lumajang
Arsal menjelaskan, pihaknya juga telah menyebar tim cobra untuk melakukan patroli secara rutin. Ada 5 rayon rute patroli yaitu Rayon Utara, Rayon Selatan, Rayon Barat, Rayon Timur dan Rayon Tengah. Untuk itu, siapa pun yang berniat menjadi pengacau akan ditindak secara tegas.
ADVERTISEMENT
"Tiap rayon terdiri dari 26 personil yaitu 18 Anggota Polri, 4 TNI, dan 4 Satpol PP. Tugasnya melakukan Patroli sesuai dengan wilayah rayonnya. Di mana tiap rayon terdiri dari 5 sampai 6 PPK, mereka juga dipersenjatai lengkap." ujar Arsal.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan