Pencarian populer
19 Juli 2018 11:57 WIB
0
0
AS Akan Minta Kata 'Susu' Dihilangkan dari 'Susu Kedelai'
Ilustrasi susu kedelai. (Foto: Pixabay)
Kisruh soal apakah susu kental manis mengandung susu terjadi di Indonesia, dan hasilnya jelas: tidak ada padatan susu di susu kental manis. Lantas bagaimana dengan susu kedelai atau susu almond, apakah mengandung susu?
Jawabannya jelas tidak. Susu kedelai dan susu almond adalah sari pati dari kacang-kacangan. Namun ini akan jadi masalah di Amerika Serikat.
Badan Obat dan Makanan AS (FDA) berencana menegakkan standar negara soal penggunaan istilah susu untuk berbagai produk. Berdasarkan istilah makanan yang dipegang FDA, "susu" berarti produk "perahan dari satu atau beberapa sapi yang sehat".
Artinya, produsen susu kedelai harus mencari istilah lain untuk menggambarkan produknya. Menurut Komisaris FDA, Scott Gottlieb, ada ratusan "standar identitas" soal makanan yang harus dikoreksi.
"Pertanyaannya adalah, apakah kami telah menerapkan standar identitas ini. Jawabannya, mungkin tidak," kata Gottlieb, dikutip AFP, Rabu (17/7).
Menurut Gottlieb, FDA akan merumuskan standar penerapan baru kata susu dan memberitahukan ke pihak produsen sebelum meminta pandangan publik. Diperkirakan keputusan FDA soal ini akan keluar dalam waktu setahun.
Ilustrasi susu kedelai. (Foto: Shutterstock)
Dia telah memprediksi akan banyak gugatan soal keputusan FDA nanti. Pasalnya, definisi "susu" sangat luas dan di kamus artinya sesuatu yang diperas dari hewan atau kacang.
Federasi Produsen Susu Nasional AS menyambut baik rencana Gottlieb tersebut. Menurut mereka, imitasi susu oleh produk berbahan nabati telah melanggar standar federal. Sebelumnya asosiasi ini telah mendesak FDA menindak produk-produk yang menamakan diri "susu" padahal bukan susu.
Sementara itu Institut Good Food yang mengkampanyekan makanan alternatif nabati mengatakan kata "susu" sebaiknya boleh digunakan namun dengan modifikasi.
"Seperti halnya roti bebas-gluten dan mi beras, susu almond dan susu kedelai adalah istilah terbaik untuk menggambarkan produk ini," kata Bruce Friedrich, pendiri institut ini.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: