kumparan
26 Apr 2019 11:30 WIB

Banjir Kiriman Datang saat Subuh di Kramatjati

Suasana Banjir di Cililitan Kecil, Kramat Jati. Foto: Dok. Uda
Helmi (45) terpaksa tak masuk kantor hari ini. Rumahnya di Cililitan Kecil, Kramatjati, Jakarta Timur, kebanjiran.
ADVERTISEMENT
"Air naik sejak subuh," kata Helmi, Jumat (26/4).
Sebenarnya, sejak Kamis (25/4) malam, dia sudah mendapat pemberitahuan dari pengurus RT di lingkungan rumahnya. Lewat grup whatsapp, woro-woro disampaikan bahwa tinggi bendung Katulampa di Bogor sudah di atas normal. Warga di bantaran Kali Ciliwung mesti siap-siap.
Benar saja, beberapa jam kemudian air kiriman dari Bogor datang.
Suasana Banjir di Cililitan Kecil, Kramat Jati. Foto: Dok. Uda
"Ini pukul 10.00 WIB, yang di pinggir kali sudah sampai 2 meter lebih banjirnya. Kalau di rumah saya, sekitar 40 cm," kata Helmi.
Helmi dan keluarganya tak mengungsi. Mereka memilih naik ke lantai dua. Banyak tetangga Helmi yang mengungsi ke tempat yang lebih aman, yaitu di Kampus Binawan yang berada di Jalan Dewi Sartika - Jalan Raya Kalibata .
ADVERTISEMENT
"Seperti tahun-tahun sebelumnya saja," ujarnya.
Suasana Banjir di Cililitan Kecil, Kramat Jati. Foto: Dok. Uda
Sebenarnya, Helmi dan tetangganya punya harapan, banjir tak akan lagi menyapa, entah itu periode dua tahunan atau lima tahunan. Mereka ingin tak lagi repot mengurus pindah barang hingga bersih-bersih rumah akibat banjir.
"Itu turap di kali kan dulu dikerjain. Sekarang sudah enggak. Ya kita berharap Pak Anies mau lanjutin lagi proyek perbaikan turapnya, biar kita tidak kena banjir," harapnya.
Suasana Banjir di Rawajati, Pancoran. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan