• 0

Barang-barang Ortu Artis Citra Kharisma akan Disumbang ke Panti Asuhan

Barang-barang Ortu Artis Citra Kharisma akan Disumbang ke Panti Asuhan


Rumah Orangtua Citra

Rumah Orangtua Citra (Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan)
Barang-barang peninggalan orang tua artis Citra Kharisma yang ditemukan tewas di Pantai Mirit, Kebumen; Bambang Soekijanto dan Sri Artiany, akan disumbangkan ke pantu asuhan. Hal tersebut dijelaskan oleh penjaga kedai kopi dan rumah korban, Ian.
Saat kumparan mengunjungi rumah korban di Jalan Raya Sidokarto, Godean, Yogyakarta, sejumlah alat rumah tangga dan barang-barang lainnya tampak berserakan di garasi. Barang-barang itulah yang akan disumbangkan setelah majikannya meninggal.
"Sekarang kosong (rumahnya), kemarin yang tinggal di sini bapak sama ibu. Barang-barang ini mau dibagikan ke panti asuhan, barang macem-macem milik bapak dan ibu," jelas Ian yang saat itu sedang membersihkan kedai kopi milik Bambang, Sabodos Kopi, Kamis (17/5).
Rumah Bambang sendiri terlihat rapi, tidak terlihat adanya tanda-tanda kerusakan apapun. Selain itu, menurut Ian, meski kedua orang tuanya telah tiada, namun sesekali Citra menyempatkan diri datang ke rumah itu.
Soal kematian bosnya, Ian mengaku baru mendapatkan kabar satu hari setelah jenazah Bambang dan istrinya ditemukan pada Kamis (10/5) lalu. Sebab, selain karena saat itu ia sedang tidak membawa handphone, Ian mengaku tugasnya hanya sebatas mengurus warung saja.
"Saya enggak tahu, dapat kabar hari Kamis karena enggak megang hape. Setelah ketemu di Mirit (baru tahu)," jelasnya.
Ian sendiri terakhir kali bertemu dengan Bambang pada Senin (7/5) lalu. Kala itu, juragannya tengah menyapu halaman rumah seperti biasanya.
"Terakhir ketemu dengan beliau hari Senin, ya kesibukan biasa nyapu-nyapu atau apa," jelasnya.

Citra Kharisma dan orang tuanya

Citra Kharisma dan orang tuanya. (Foto: Instagram @citzkharizma)
Sementara, terkait perkembangan kasus tersebut Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Anggaito Hadi Prabowo menjelaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan.
"Masih lidik, belum ada perkembangan yang berarti," jelas Anggaito.
Selanjutnya, Anggaito juga mengaku akan memanggil sejumlah saksi untuk memperjelas kronologi kejadian.
"Belum (semua saksi), karena masih ada saksi-saksi lain yang muncul untuk memperjelas," pungkasnya.

NewsPembunuhanArtisYogyakarta

presentation
500

Baca Lainnya