kumparan
14 Nov 2018 10:53 WIB

Bertemu PM Australia, Jokowi Bahas Penanggulangan Terorisme

Jokowi menghadiri pertemuan bilateral dengan PM Scott Morrison dari Australia, Rabu (14/11/2018). (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)
Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, di sela KTT ke-33 ASEAN di Singapura. Pada pertemuan kedua kepala pemerintahan itu, dibahas kerja sama yang dilakukan kedua pihak dalam beberapa bulan belakangan.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Rabu (14/11), salah satu pembahasan adalah kerja sama di bidang penanggulangan terorisme. Saat pertemuan dengan PM Morrison, Jokowi didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.
Jokowi menghadiri pertemuan bilateral dengan PM Scott Morrison dari Australia, Rabu (14/11/2018). (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)
"Indonesia dan Australia dalam pertemuan bilateral tadi membahas kemajuan kerja sama yang dilakukan sejak bulan Agustus lalu. Termasuk di antaranya ialah penyelenggaraan subregional meeting on counter terrorism yang diselenggarakan di Jakarta pada 6 November 2018 lalu," kata Menlu Retno selepas pertemuan di Suntec Convention Centre, Singapura.
Jokowi dan Morrison juga membahas peningkatan kerja sama dialog antarumat beragama untuk mendorong hubungan kedua negara ke arah yang lebih baik. Dalam hal ini, Indonesia dijadikan sebagai percontohan kerukunan di tengah keragaman.
Jokowi menghadiri pertemuan bilateral dengan PM Scott Morrison dari Australia, Rabu (14/11/2018). (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)
"Keduanya juga membahas soal interfaith dialogue di mana Indonesia dinilai sebagai contoh bagi kemajemukan," ucap Retno.
ADVERTISEMENT
Selain itu, pihak Indonesia kembali menegaskan posisinya terutama mengenai upaya menciptakan perdamaian Palestina-Israel berdasarkan prinsip "two-state solution". Retno menegaskan, Indonesia memandang bahwa solusi dua negara (two-state solution) merupakan cara yang tepat untuk menyelesaikan konflik secara adil.
"Presiden Republik Indonesia kembali menyampaikan posisi Indonesia dan mengharapkan Australia dapat membantu mewujudkan perdamaian Palestina dan Israel berdasarkan two state solution," bebernya.
Jokowi menghadiri pertemuan bilateral dengan PM Scott Morrison dari Australia, Rabu (14/11/2018). (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)
Dalam pertemuan, Morrison juga menyampaikan kembali dukungan Australia terhadap pengembangan konsep kerja sama Indo-Pasifik, yang diprakarsai Indonesia, dengan mengedepankan sentralitas ASEAN.
"Indonesia menyampaikan penghargaan atas dukungan Australia terhadap pengembangan Indo-Pasifik yang mengedepankan sentralitas ASEAN," tutur Retno.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·