kumparan
25 Okt 2017 20:44 WIB

Bima Arya Sambut Tantangan Pejabat Kemendagri Soal Blangko e-KTP

Wali Kota Bogor Bima Arya menerima arahan. (Foto: Ainul Qalbi/kumparan)
Wali Kota Bogor, Bima Arya memposting informasi kondisi pembuatan e-KTP di Kota Bogor. Di laman instagramnya @bimaaryasugiarto, Selasa (24/10), Bima menyebutkan kalau Kota Bogor kekurangan blangko e-KTP.
ADVERTISEMENT
"Banyak warga mengeluh soal pengurusan KTP yang lama sekali prosesnya. Ada warga yang sudah cuti kerja berkali kali hanya untuk urus KTP tapi tidak selesai juga. Di Briefing staf tadi pagi saya cek Ke Dinas Kependudukan & Catatan Sipil. Memang masalah utama adalah ketersediaan blangko KTP yang belum datang dari pusat. Saat ini stok hanya 12 ribu blangko, kebutuhan 60 ribu. Kalau ada informasi pungutan uang agar bisa didahulukan, silahkan adukan ke saya via DM IG ini. Hatur nuhun," tulis Bima.
Loading Instagram...
kumparan (kumparan.com) pada Selasa (27/10_ kemudian memberitakan pesan Bima itu. Setelah itu, lalu mengonfirmasikannya ke Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif. Pihak Kemendagri segera bereaksi dan akan mengirimkan blangko sesuai permintaan Bima. Tapi ada tantangan yang disampaikan.
ADVERTISEMENT
"Besok pagi saya penuhi 60 ribu untuk dihabiskan dalam waktu 2 minggu berani enggak," tantang Zudan.
"Cetak semua dan bagi ke masyarakat dalam waktu cepat. Ayo Mas Bima saya penuhi semua permintaan Mas dan penuhi permintaan saya, deal ya," imbuh Zudan.
Tantangan positif Prof Zudan ini bak gayung bersambut. Bima kemudian memposting berita kumparan di akun instagramnya, dan siap memenuhi tantangan itu.
Loading Instagram...
"Alhamdulillah, kebutuhan warga Bogor direspon baik oleh Pak Dirjen. Disiapkan 60 ribu blanko KTP untuk Kota Bogor. Hari ini juga kita ambil ke Kementerian, untuk segera di cetak dan segera distribusikan di wilayah setiap hari secara bertahap. Dinas, Camat dan Lurah akan bekerja keras agar dalam waktu dua minggu bisa tuntas semua. Saya titip agar warga dilayani, dimudahkan dan tidak ada pungli. Salam @disdukcapilkotabogor," kicau Bima.
ADVERTISEMENT
Tantangan positif ini tentu menjadi contoh baik, karena yang utama adalah pelayanan kepada masyarakat, utamanya soal e-KTP.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan