kumparan
31 Des 2017 11:26 WIB

BNPB: Bali Sangat Aman untuk Perayaan Tahun Baru

Video
Bali menjadi salah satu tempat favorit merayakan malam pergantian tahun baru. Namun, kondisi Gunung Agung di Karangasem, yang masih berstatus awas, masih dianggap ancaman alias tidak aman.
ADVERTISEMENT
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, berulang kali mengumumkan bahwa kondisi Bali tetap aman meski Gunung Agung berstatus aman. Termasuk untuk merayakan pergantian tahun baru.
"Bali sangat aman. Jangan terpengaruh isu Bali tidak aman karena status Awas Gunung Agung. Pagi ini Pantai Nusa Dua menyosong Tahun Baru 2018. Semoga Gunung Agung segera melanjutkan tidur nyenyaknya," tulis Sutopo di akun Twitternya disertai tagar #bali #balisafe #BaliTetapAman, Minggu (31/12).
Gunung Agung memang masih beberapa kali erupsi, terakhir pada Jumat (29/12). Asap putih tipis keluar dari kawah Gunung Agung mengarah ke timur laut dengan status masih awas.
"Area berbahaya hanya di dalam radius 8-10 km dari puncak kawah. Di luar radius itu aman. Bali aman. Bandara beroperasi normal," tulis Sutopo.
ADVERTISEMENT
Pada Sabtu (30/12) kemarin, Wakil Presiden Jusuf Kalla bahkan berkunjung ke Bali dan menemui para pengungsi di pos penampungan di Desa Singarata, Rendang, Karangasem, Bali. JK berharap para pengungsi bersabar.
"Kita berharap musibah ini segera selesai. Kita mengetahui kawasan bahaya tidak semua, risiko bahaya maksimum 10 km, dan tidak perlu khawatir dengan daerah ini," ujar JK saat melakukan peninjauan dalam keterangan tertulis BNPB yang diterima, Sabtu (30/12).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan