Pencarian populer

BPN Prabowo DIY: Lagu Jogja Istimewa Dibuat Yel-Yel oleh Relawan

Tugu Yogyakarta di Yogyakarta (Foto: Flickr/ISXF)

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi DIY, Dharma Setiawan mengonfirmasi bahwa lagu Jogja Istimewa telah diubah liriknya oleh emak-emak relawan Prabowo-Sandi beberapa waktu lalu. Namun ia menegaskan bahwa hal itu dilakukan spontanitas dan tidak disengaja.

“Sebetulnya itu kan pertemuan dari beberapa relawan perempuan. Habis itu, supaya seru mengadakan lomba yel-yel. Kemudian, satu kelompok bikin yel sekreatif mungkin dan karena lagu Jogja Istimewa itu sampai-sampai saking populernya, seperti lagu yang sudah enggak kepikir, bahwa itu ciptaan seseorang,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (15/1).

Saat itu, relawan menganggap lagu tersebut bisa dinyanyikan semua orang. Kemudian saat itu lagu disesuaikan dengan Prabowo-Sandi. Dharma mengaku lupa kapan peristiwa itu terjadi.

“Tanggalnya lupa, tapi itu ada Bu Anie Hashim (adik ipar Prabowo) pokoknya pertemuan beberapa relawan perempuan. Itu di Yogya (bulan) Desember. Dalam pertemuan itu saja (dinyanyikan), tetapi karena ada yang merekam, terus dikirim, lah kemudian jadi viral,” katanya.

Loading Instagram...

Dharma mengapresiasi sikap Marzuki Mohamad alias Kill The DJ, sang pencipta lagu mengajukan protes dan melapor ke polisi. Hal itu dilakukannya agar lagu tersebut tidak digunakan untuk kepentingan capres-cawapres baik 01 maupun 02.

“Jadi menurut saya, apa yang dilakukan pencipta untuk melaporkan ke polda, itu memang hak sepenuhnya pencipta lagu. Monggo,” katanya.

Ia menegaskan bahwa itu bukan inisiatif BPN tapi murni dari relawan emak-emak. Meski begitu pihaknya tetap akan melakukan pendampingan hukum karena bagaimana pun mereka merupakan pendukung Prabowo-Sandi.

“Itu (emak-emak) beberapa kelompok. Jadi kalau saya enggak hafal saking banyaknya itu. Tetapi mereka adalah relawan pendukung Prabowo Sandi. Jadi kami akan memberikan bantuan hukum,” katanya.

Di sisi lain, pihaknya juga akan berinisiatif menemui pencipta lagu untuk menyelesaikan masalah ini. “Iya, kebetulan saya ini mau berangkat (keluar kota) ada tugas, jadi nanti saya menugaskan pimpinan BPN, untuk menemui pencipta lagu kemudian kita bisa bicara dan rembug,” ujarnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.35