kumparan
19 Apr 2019 18:42 WIB

BPN soal KPU Salah Entri Data C1: Lucu, Suara Prabowo Terus yang Salah

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade. Foto: Maulana Ramadan/kumparan
BPN Prabowo-Sandi mempertanyakan kesalahan entri data C1 di Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU. Juru Bicara BPN, Andre Rosiade, menilai ada keganjilan dalam kesalahan karena dinilai hanya merugikan paslon 02 Prabowo-Sandi.
ADVERTISEMENT
"Situng KPU itu berbeda dengan C1 yang ada di kami. Alasannya, KPU ini ada yang salah input, tapi lucunya kalau salah input kenapa Pak Prabowo terus yang salah input. Kalau salah input itu kan random, ada Pak Jokowi, ada Pak Prabowo," kata Andre di Media Center BPN, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Jumat (19/4).
Andre menambahkan relawan dan pendukung Prabowo akan terus mengawasi proses penghitungan suara oleh KPU yang berlandaskan data C1.
"Relawan kami, pendukung kami akan terus memelototi satu per satu dari input data yang dilakukan oleh KPU," ucapnya.
Dia juga memastikan selama proses perhitungan suara berjalan, pihaknya tidak akan melakukan hal-hal di luar konstitusi.
"Saya ingin menyampaikan pesan Pak Prabowo, mari bersama dalam tiga hari terakhir ini, kita jaga rekapitulasi yang ada di tingkat kecamatan. Jangan sampai Pak Prabowo dan Pak Sandi dicurangi," tutur Andre.
ADVERTISEMENT
KPU sebelumnya merilis data terkait kesalahan entri data C1 di sistem informasi penghitungan suara (Situng) Pemilu 2019. Kekeliruan entri data di Situng terdapat di 9 TPS yang tersebar di beberapa wilayah.
Komisioner Viryan Aziz mengungkapkan kekeliruan entri yang pertama berada di Kota Mataram, NTB, tepatnya di TPS 17 Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela. Namun sudah dikoreksi.
Kedua berada di Lombok Tengah, TPS 3 Desa Gonjak Kecamatan Praya yang sedang dalam proses koreksi.
"DKI Jakarta ada 1 TPS yaitu TPS 93 di Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, sudah dikoreksi. Kemudian di Provinsi Riau TPS 10, Kelurahan laksamana, Dumai, sudah dikoreksi juga," jelas Viryan di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/4).
ADVERTISEMENT
Kesalahan entri selanjutnya ditemukan di Jawa Tengah yang ditemukan di 2 TPS yang berada di TPS 25, Kelurahan Banjarnegoro, Kecamatan Martoyudan, Kabupaten Magelang dan sudah dikoreksi. Kemudian berada di TPS 7, kelurahan Rojoimo, Kecamatan Wonosobo. Namun masih dalam proses.
"Di Maluku ada 1, TPS 6 Kelurahan Lesane Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah. Di Banten, Kota Serang di TPS 39 Kelurahan Cipete Kecamatan Curug. Terakhir di Jawa Barat di TPS 15 desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Sukabumi," rincinya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan