Pencarian populer

BPN Ubah Gugatan, KPU Minta Sidang Ditunda

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman (kanan) menghadiri sidang perdana PHPU Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta (14/06). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Sidang pendahuluan gugatan Pilpres di Mahkamah Konstitusi sudah berjalan. Sebagai pihak pemohon, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sudah menyampaikan uraian gugatan di hadapan majelis hakim MK.
ADVERTISEMENT
Setelah penyampaian uraian gugatan, di persidangan muncul perdebatan mengenai teknis persidangan selanjutnya. Di agenda yang sudah jadwalkan, sidang selanjutnya akan dilaksanakan pada Senin (17/6).
Namun, pihak dari KPU meminta MK menundanya hingga hari Rabu (19/6). Hal ini karena, tim hukum BPN mengubah gugatannya dalam perbaikan pada Selasa (11/6). Sementara KPU dalam penyampaikan jawabannya hanya mengacu pada gugatan yang pertama disampaikan pada 24 Mei.
Sidang perdana PHPU Pilpres 2019 dilanjutkan usai diskors, di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6). Foto: Helmi Afandi/kumparan
Menurut Ketua KPU, Arief Budiman hal ini menyulitkan KPU untuk mengumpulkan bukti-bukti yang mengacu pada gugatan yang kedua.
"Saya menyampaikan jadwal agenda kegiatan, teman-teman KPU provinsi sudah kita hadirkan menyediakna dokumen untuk permohna pertama tanggal 24 bahkan sebagain baru pulang hari ini," jelas Arief di ruang sidan MK, Jumat (14/6).
ADVERTISEMENT
"Kalau kami menghadirkan mereka, tersisa Sabtu dan Minggu, saya rasa menduga agak suasah, mencari transporatasi dari jarak jauh ke jakarta, kalau Senin rasanya kesulitan, jadi ini, problem teknis aja," lanjut Arief.
Oleh karena itu Arief meminta majelis mengundur waktu persidangan hingga hari Rabu (19/6).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.81