Pencarian populer

BPTJ Minta Anies Perpanjang Ganjil-Genap hingga ERP Berlaku Akhir 2019

Kendaraan bermotor melintasi gerbang jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (31/8). (Foto: Jamal Ramadhan/Kumparan)

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) saat ini tengah mempersiapkan pemberlakuan sistem Electronic Road Pricing (ERP) atau gerbang jalan berbayar di Jakarta. Rencananya, sistem ERP dioperasikan pada akhir tahun 2019 untuk menggantikan kebijakan ganjil-genap.

Oleh karenanya, Kepala BPTJ Bambang Prihartono akan mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menambahkan waktu sistem ganjil-genap. Hal tersebut lantaran rencana awal sistem ganjil-genap rampung pada Desember 2018.

"Yang peluasan (sistem ganjil-genap) 'kan sampai Desember, kalau tol 'kan jalan terus. Kita masih evaluasi terus. Saya harapkan saya evaluasi nanti kasih masukan dengan Pak Gubernur (Anies Baswedan) kira-kira setelah Desember kebijakannya apa? Saya sarankan diperpanjang terus sampai ERP jadi," ucap Bambang di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Senin (12/11).

Kendaraan bermotor melintasi gerbang jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (31/8). (Foto: Jamal Ramadhan/Kumparan)

Bambang menambahkan, sitem integrasi ganjil-genap memang bukan sistem yang diberlakukan dalam jangka waktu yang lama. Menurutnya, selain pertumbuhan penduduk yang semakin padat, masyarakat akan memiliki opsi lain untuk menghadapi sistem ganjil-genap.

"Karena memang pertumbuhan makin tumbuh terus orang. 'Kan akhirnya orang bicara mobil dua, bicara mobil second, bicara naik motor. Maka itu, untuk merawatnya, saya campaign terus kalau naik motor itu keselamatannya diragukan," tuturnya.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono saat presentasi dalam Konferensi Internasional CSID AUN-SCUD di JS Luwansa, Jakarta, Senin (12/11). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

ERP diterapkan untuk mengurangi kemacetan dan jumlah kendaraan yang masuk Jakarta. Semakin padat kondisi lalu-lintas di Jakarta, tarif ERP akan semakin tinggi.

Rencananya, ERP akan ditempatkan di sejumlah ruas jalan yang terbagi dalam 3 ring. Salah satunya, ruas jalan Sudirman-Thamrin.

"ERP ada di tiga ring, ring 1 di Sudirman-Thamrin, ring 2 di luar Sudirman-Thamrin di ring 3 di perbatasan. Sekarang kami BPTJ bekerja di ring 3, kenapa di perbatasan? Karena di situ ada jalan nasional," jelas Bambang.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: