kumparan
15 Jun 2018 8:19 WIB

Cerita Ramdhani, dari Puncak ke Bogor demi Salat Id dengan Jokowi

Suasana Salat Id Jokowi bersama warga Bogor. (Foto: Jihad Akbar/kumparan)
Mendung tipis tampak menyelimuti langit Kebun Raya Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/6). Angin sepoi-sepoi nan sejuk menerpa pepohonan yang rimbun.
ADVERTISEMENT
Di lain sisi, terdengar suara takbir berkumandang dan langkah masyarakat yang hendak mengikuti Salat Id. Tak hanya dari Bogor, masyarakat yang mengikuti ibadah di Hari Raya Idul Fitri ini juga berasal dari sekitar Bogor.
Salah satunya adalah Ramdhani warga asal Puncak, Cianjur. Ia mengaku tahun ini sengaja melaksanakan Salat Id di Bogor.
"Saya sama keluarga, bapak, ibu sama adik. Sebenernya yang kepengin banget bapak. Saya ngikutin," ungkap Ramdhani kepada kumparan, Jumat (15/6).
Keikutsertaan Presiden Joko Widodo dalam Salat Id di Kebun Raya Bogor ini juga menjadi salah satu alasan Ramdhani dan keluarganya. Ia menceritakan dirinya berangkat dari rumah sekitar pukul 05.30 WIB.
Ramdani warga Puncak yang Salat Id di Bogor. (Foto: Jihad Akbar/kumparan)
"Alhamdulillah tadi sih enggak kena macet ya," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Rasa senang hinggap di hatinya. Sebab, bisa melaksanakan Salat Id bersama seorang presiden merupakan kesempatan yang jarang ia dapatkan.
Dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri kali ini Presiden Jokowi memang sengaja memilih melaksanakan Salat Id di Bogor. Ia datang ke Lapangan Astrid lokasi salat ditemani oleh Ibu Negara Iriana Jokowi.
Suasana Salat Id di Bogor. (Foto: Jihad Akbar/kumparan)
Selain itu, ada juga sejumlah menteri kabinet yang ikut mendampingi. Di antaranya Menag Lukman Hakim Saifuddin, Mensesneg Pratikno dan Mensos Idrus Marham.
Salat Id di Kebun Raya Bogor ini diimami oleh Didin Saefudin yang merupakan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Usai salat, Didin juga menyampaikan khotbah bertema meraih kemuliaan hidup setelah Ramadhan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan