kumparan
22 Feb 2019 17:23 WIB

Cerita Sandiaga Uno Pernah di-PHK: Kecelakaan Mengubah Hidup Saya

Sandiaga Uno Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Sebelum terjun ke dunia politik, Sandiaga Uno lebih dikenal sebagai seorang pengusaha sukses. Kinerja dan prestasinya di bidang wirausaha pun tak perlu diragukan lagi. Bahkan pada 2009 lalu, Sandi menduduki posisi ke-29 sebagai orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes.
ADVERTISEMENT
Namun siapa sangka, kesuksesan yang diraih Sandiaga Uno saat ini tidak secara instan dicapainya. Saat masih muda, cawapres nomor urut 02 ini pernah mengalami keterpurukan.
Tepatnya pada 1997 silam, Sandiaga Uno di-PHK alias mengalami Pemutusan Hubungan Kerja. "Pelajaran pahit yang berharga yang saya rasakan tahun 1997. Saya, Sandi Uno di-PHK," cerita Sandi di hadapan sejumlah masyarakat Surabaya, Jawa Timur saat berkunjung ke Kota Pahlawan tersebut, Rabu (21/2) kemarin.
Akan tetapi pengalaman pahit itu tidak merta membuat Sandiaga Uno menyerah dengan keadaan. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut pun berhasil bangkit hingga mengantarkannya menjadi seorang pengusaha sukses.
"Kecelakaanlah yang mengubah jalan hidup saya. Saya pun terjun membuka usaha. Ujian dan cobaan mengajarkan satu hal yang penting dalam hidup ini, bahwa kita harus memandang segala sesuatunya dengan positif," lanjut Sandi seperti dalam video yang diunggahnya ke Instagram pribadinya.
ADVERTISEMENT
Sandi justru bersyukur. Tanpa pengalaman pahit itu, dirinya tidak akan bisa seperti sekarang. Memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017 bersama Anies Baswedan. Dan kini, Sandiaga mencalonkan diri sebagai Cawapres dalam Pilpres 2019 bersama Prabowo Subianto.
"Jika ada yang paling disyukuri dalam hidup ini selain berkah yang diberikan oleh Allah SWT maka itu adalah ujian-ujian yang saya lewati di usia muda. Kalau saja karier saya tidak karam dihantam krisis ekonomi mungkin saya tidak akan berada di tengah-tengah teman-teman sekarang," paparnya.
Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk mendapatkan berita terkini dan terlengkap.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan