Pencarian populer

Chelsea Islan hingga Mira Lesmana Hadiri Malam Puncak Go-Video 2017

Para artis yang datang di Go Video Awards 2017 (Foto: Adim Mugni/kumparan)

Sukses menggelar kompetisi Go-Video pada 2016 lalu, tahun ini GO-JEK Indonesia kembali menggelar kompetisi serupa. Rangkaian kompetisi Go-Video 2017 digelar mulai bulan Agustus, dan para pemenangnya diumumkan pada Rabu (1/11) malam.

Sederet artis papan atas dan sejumlah sutradara profesional --yang bertindak sebagai juri lomba-- hadir dalam acara puncak pengumuman pemenang lomba Go-Video 2017, antara lain Reza Rahadian, Chelsea Islan, Anggy Umbara, Mira Lesmana, dan Riri Riza.

Ada 5 kategori yang dilombakan, dengan hadiah total Rp 100 juta di masing-masing kategorinya. Dan khusus untuk kategori best picture, berhak atas hadiah utama sebesar Rp 300 juta. Juara dari masing-masing kategori, dibacakan langsung oleh para juri.

Riri Riza membacakan kategori best dokumenter, yang dimenangkan oleh Suwardi Aditya, dengan karya yang berjudul Wise and Sunrise. Film itu mengisahkan dua orang laki-laki yang bekerja menjadi seniman, merangkap ahli kesehatan sekaligus mitra driver GO-JEK.

Sutradara lainnya, Mira Lesmana, mengumumkan nama pemenang kategori Animasi. Katergori ini dimenangkan oleh Arief Khoirul Alim dengan karyanya yang berjudul AXY. Video animasi ini bercerita tentang seorang driver GO-JEK yang siap mengantar para penumpang, meski harus menembus langit dan mengitari bumi.

Pemenang Best Animation di Go Awards (Foto: Dok. Gojek)

Lalu untuk kategori Best Drama, giliran Chelsea Islan yang membacakan juaranya. Film "Derap yang Dinanti" karya Axel Limandjaja, jadi pemenanganya. Drama ini berkisah tentang pemuda lumpuh yang tiba-tiba menghilang, dan mitra driver GO-JEK membantu proses pencariannya.

Rekan main Chelsea di Film "Rudy Habibi", Reza Rahadian, mengumumkan pemenang kategori video musik. Video berjudul "Tanpa Cemas" karya Liar Production menang. Video itu menceritakan seorang pria yang jenuh dengan pekerjaannya sebagai sales mobil, dan ingin beralih profesi menjadi driver GO-JEK.

Video

Dan Anggy Umbara, berkesempatan membacakan pemenang kategori video komedi. Kategori video komedi diraih oleh Aka Partama dengan karyanya yang berjudul La Nyungka. Video itu bercerita tentang seorang raja pedalaman hutan yang kelaparan di tengah malam dan muncullah driver GO-JEK yang mengantarkannya makanan.

Sementara kategori Best Picture, diumumkan langsung oleh Ceo Founder Gojek, Mikey Moran, dan Chief Marketing Officer GO-JEK Indonesia, Piotr Jakubowski. Video dokumenter berjudul “An Artist” karya Rizal Subhi keluar sebagai pemenang.

Video karya pelajar DKI ini, menceritakan kisah Nagra Kautsar--seorang putra dari aktor senior Indonesia--yang sejak kecil menyukai seni yang memperkaya cita rasa seninya dengan menjadi seorang driver GO-JEK.

Go Video Awards 2017 (Foto: Adim Mugni/kumparan)

Piotr Jakubowski mengapresiasi seluruh video yang dikirimkan para peserta lomba dalam kompetisi ini. Ia mengaku bangga menyaksikan antusiasme para sineas Indonesia, yang mayoritas karyanya tersaji dengan tampilan profesional.

“Seluruh video memiliki keunikan dan menunjukkan kreativitas masing-masing peserta, akan tetapi 'An Artist' diputuskan menjadi pemenang utama karena mengusung cerita yang sangat unik, dan yang terpenting mampu menyajikan tema hidup tanpa batas,” kata Piotr dalam rilis tertulis.

“Karya pelajar berkontribusi hampir 60 persen dari total video yang terkumpul. Tak sampai disitu, dari segi kualitas video karya pelajar juga memiliki kualitas yang luar biasa terbukti dari banyaknya video dari pelajar yang menjadi finalis,” imbuh dia.

Reporter: Adhim Mugni

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.33