kumparan
24 Sep 2018 14:33 WIB

Dana Kampanye Jokowi Rp 11,9 M Akan Digunakan Survei hingga Deklarasi

Presiden Jokowi mengumumkan nama Ketua Tim Kampanye Nasional di Posko Cemara, Jumat (7/9/18). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menyebut dana awal kampanye senilai Rp 11,9 miliar akan digunakan untuk berbagai hal seperti keperluan logistik hingga bantuan deklarasi.
ADVERTISEMENT
"Rp 11,9 itu ada dana supporting dan sebagainya, kemudian logistik, kami mengadakan survei kira-kira persepsi rakyat terhadap Pak Jokowi-Ma'ruf kemudian logistik, komunikasi politik, itu juga diperlukan kemudian untuk beberapa deklarasi kami memberikan semacam bantuan gotong royong itu juga ada," ujar Hasto di Posko Cemara, Jakarta, Senin (24/9).
"Misalnya deklarasi di rumah aspirasi itu kan juga memerlukan yang namanya konsumsi," imbuhnya.
(ki-ka) 7 Sekjen dan perwakilan partai koalisi Jokowi-Ma'ruf di KPU: Sekjen PKPI Ferry Surya, Sekjen PPP Arsul Sani, Sekjen Hanura Hary Lontung Siregar, Sekjen PKB Abdul Kading, Sekjen PDIP Hasto Kristianto, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, Sabtu (21/9/2018). (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
Hasto juga menjelaskan, dana kampanye ini bisa terus bertambah tetapi dana tersebut akan dikelola secara transparan dan akuntabel.
"Jadi ini adalah rekening awal, laporan awal dalam rekening khusus dana pemilu, sehingga ini istilahnya saldo awal baik itu berupa barang, cash, yang ada di kas maupun yang ada di rekening bank," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Dalam laporan ke KPU, dana awal kampanye Jokowi-Ma'ruf sebesar Rp 11,9 miliar. Sedangkan kubu Prabowo-Sandi sebesar Rp 2 miliar.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan